Dedi Mulyadi Temui Warga Bekasi Pakai Kaos Bertuliskan ‘Thanks God for Good Karma’, Sindir Siapa?
Pada bagian belakang dan dada kanan kaos Demul tertulis ‘Thanks God for Good Karma’.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir hingga pasar di Bekasi pada Jumat (14/3). Ada yang menarik saat orang nomor satu di Jabar itu bertemu warga Bekasi.
Demul, sapaan akrab Dedi Mulyadi, tampak mengenakan baju kaos putih lengan pendek. Pada bagian belakang dan dada kanan kaosnya tertulis ‘Thanks God for Good Karma’.
Demul tampak melengkapi kostumnya dengan ikat kepala berwarna putih. Belum diketahui apakah Demul menggunakan kaos bertulis ‘Thanks God for Good Karma’ itu untuk menyindir orang lain.
Lewat video yang dibagikan lewat akun Instagramnya @dedimulyadi71, Demul terlihat menyusuri sungai di Bekasi. Dia didampingi Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa. Demul berdialog langsung dengan warga.
“Saya sampaikan ini bangunan-bangunan yang tak berizin, yang dibangun di bantaran sungai, saya bongkar semua. Agar aliran air ngalir dan tidak banjir. Saya tahu bapak orang susah, bangun warung pakai duit. Kalau bapak bangun warung, nanti saya biayain, nanti dibangun pemprov Jabar,” jelas Demul kepada seorang pedagang.
“Jadi setuju saya bongkar?” tanya Demul.
“Setuju,” jawab pedagang tersebut.
Cek Pasar
Di video terpisah, Demul tampak mengunjungi pasar di Bekasi. Dia terlihat membeli daging 20 kantong untuk dibagikan kepada tukang sampah.
“Kalau 10 kilo Rp1.400.000. Ini nanti bagikan ke tukang sampah ya, kasian,” ujar Demul.
Pada momen tersebut, Demul juga bertanya kepada Bupati Bekasi soal keluhan tukang sampah yang tidak digaji.
“Pak, tadi kata tukang sampah nggk digaji 3 tahun. Itu gimana?” tanya dia.
“Belum turun pak (gajinya),” jawab seorang pria.
Demul kemudian mencecar soal nominal gaji tukang sampah yang diklasifikasikan berdasarkan ijazah. Dia meminta agar gaji tukang sampah tak dibeda-bedakan berdasarkan ijazah.