Criterium Open 2025 Cilacap Dongkrak Ekonomi Lokal Hampir Rp1 Miliar
Ajang balap sepeda bergengsi Criterium Open 2025 Cilacap berhasil memutar roda ekonomi hingga mendekati Rp1 miliar, membawa berkah bagi UMKM dan perhotelan di Cilacap.
Lomba balap sepeda bergengsi, Criterium Open Championship 2025, yang baru saja diselenggarakan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berhasil menciptakan dampak ekonomi signifikan. Ajang ini tidak hanya menjadi magnet bagi para pecinta olahraga sepeda, tetapi juga pendorong utama perputaran uang di wilayah tersebut. Kehadiran ratusan peserta dan ribuan pendamping dari berbagai daerah turut memeriahkan suasana kota.
Diperkirakan, perhelatan akbar ini mampu menggerakkan roda perekonomian lokal hingga mendekati angka Rp1 miliar. Angka fantastis tersebut didapatkan dari estimasi pengeluaran setiap individu yang hadir selama acara berlangsung. Kolaborasi apik antara PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap menjadi kunci kesuksesan acara ini.
General Manager PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menyatakan bahwa ajang Criterium Open 2025 Cilacap ini adalah bentuk komitmen untuk memajukan olahraga dan pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung aktivitas ekonomi daerah. Harapannya, acara serupa dapat terus digelar secara konsisten.
Dampak Ekonomi Berantai Criterium Open 2025 Cilacap
Ajang Criterium Open Championship 2025 di Cilacap telah membuktikan diri sebagai pemicu ekonomi yang kuat. Dengan total 589 peserta dan perkiraan 2.500 orang termasuk pengantar, potensi perputaran uang mencapai hampir Rp1 miliar. Wahyu Sulistyo Wibowo menjelaskan, "Kalau satu orang saja menghabiskan Rp300 ribu hingga Rp400 ribu, maka perputaran ekonomi bisa mendekati Rp1 miliar. Ini nilai yang sangat baik bagi Cilacap."
Kejuaraan ini juga berhasil mengatasi tantangan sektor perhotelan di Cilacap, khususnya pada akhir pekan. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Cilacap, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa Cilacap merupakan kota kerja yang ramai pada hari kerja, namun cenderung sepi di akhir pekan. "Event seperti ini bisa mengangkat tingkat hunian secara signifikan," ujarnya, menyoroti peran Criterium Open 2025 dalam mengisi kekosongan tersebut.
Manfaat ekonomi dari Criterium Open 2025 tidak hanya dirasakan oleh hotel-hotel besar. Berbagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut merasakan berkah dari event ini. Warung, kantin, dan restoran lokal mengalami peningkatan omzet yang signifikan. "Pergerakan ekonomi luar biasa. Warung, restoran, kantin, semua dapat berkah," kata Budi Santoso, menegaskan kekuatan event olahraga sebagai simbol pertumbuhan ekonomi.
Potensi Pariwisata dan Agenda Nasional Criterium Open 2025
Daya tarik Criterium Open 2025 Cilacap kini mulai merambah kancah nasional bahkan internasional. Budi Santoso menyebutkan bahwa ajang ini semakin dikenal luas dan bahkan sudah diminati oleh peserta dari luar negeri. "Teman-teman atlet Malaysia bahkan sudah mengincar event ini untuk tahun depan," jelasnya, menunjukkan potensi besar untuk menarik lebih banyak partisipasi global di masa mendatang.
Keberhasilan penyelenggaraan Criterium Open Championship 2025 membuka peluang besar bagi Cilacap untuk menjadi tuan rumah kompetisi berskala lebih besar. Event ini membuktikan kapasitas Cilacap dalam menyelenggarakan acara olahraga yang sukses dan menarik minat banyak pihak. Hal ini menjadi momentum baik untuk mempromosikan pariwisata Cilacap ke khalayak yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap ajang Criterium Open 2025 dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang konsisten. Dengan konsistensi dan peningkatan kualitas, event ini berpotensi menjadi kalender besar nasional, serupa dengan Borobudur Marathon. "Itu yang sedang kami bangun," kata Budi, menunjukkan visi jangka panjang untuk Criterium Open 2025.
Criterium Open Championship 2025 sendiri diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 PT Pertamina (Persero) dan HUT ke-8 PT Kilang Pertamina Internasional. Kompetisi ini menawarkan 20 kategori lomba yang beragam, mulai dari kelompok umur 5-6 tahun hingga kategori master untuk usia 50 tahun ke atas, memastikan partisipasi dari berbagai kalangan.
Sumber: AntaraNews