Cerita Irfan lunasi utang Rp 1,5 miliar hanya dengan ngojek
Irfan termasuk pria pekerja keras. Dia bekerja sebagai tukang ojek sejak usia 15 tahun.
Kisah Muhammad Irfan dalam bekerja bisa menjadi inspirasi bagi kita. Tak malas meski masalah besar sempat menghantam dalam perjalanan hidupnya.
Irfan termasuk pria pekerja keras. Dia bekerja sebagai tukang ojek sejak usia 15 tahun. Waktu itu uang hasil ngojek ditabung dan digunakan untuk sekolah serta buat jajan.
Ia adalah lulusan STM Penerbangan dan pernah sukses menjalani bisnis yang ia bangun sendiri dari nol. Awalnya, semua berjalan lancar.
Namun suatu hari ia ditipu anak buah dan berakhir harus membayar cicilan bank sejumlah Rp 1,5 miliar. Kejadian itu membuat Irfan terpuruk, hampir putus asa dan enggan bersosialisasi.
Pada satu titik tertentu, Irfan akhirnya bangkit. "Masalah tidak ada habisnya, coba selesaikan satu persatu jangan malah dihindari," cerita Irfan saat mengisahkan hidupnya seperti dilansir dari Fanpage GO-JEK, Kamis (9/7).
Irfan kemudian kembali ngojek. Secara berlahan, Irfan bisa mengangsur utangnya di bank. Dia yakin dapat melunasi utangnya yang masih berkisar Rp 500 juta.
Baca juga:
Ahok tolak legalkan GO-JEK dan Grab Bike di Jakarta
Terus diserang ojek pangkalan, mampukah GO-JEK bertahan?
Mulai gerah, ini cara tukang ojek reguler tolak keberadaan GO-JEK
Tukang ojek Kalibata City tolak keras keberadaan GO-JEK
DPR minta Kemenhub buat aturan legalkan GO-JEK
Ambisi bos GO-JEK, invasi ke Amerika dan Eropa