Cepat Tanggap! Pemko Sawahlunto Pulihkan Akses Vital RSUD Kurang dari Sehari dengan Box Culvert
Pemerintah Kota Sawahlunto bergerak cepat memulihkan akses vital RSUD yang rusak, menggunakan Box Culvert dalam waktu singkat demi kelancaran pelayanan kesehatan. Bagaimana detailnya?
Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menunjukkan respons cepat dalam menangani kerusakan akses utama menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota tersebut. Kerusakan di salah satu titik ruas jalan ini dilaporkan pada 24 Oktober, dan segera ditindaklanjuti untuk memastikan mobilitas warga serta kelancaran pelayanan kesehatan tetap terjaga.
Langkah sigap ini diambil setelah menanggapi laporan warga, di mana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung menurunkan tim tanggap darurat. Penanganan darurat tersebut merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, yang menekankan pentingnya menjaga jalur publik strategis menuju fasilitas kesehatan.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sawahlunto, Datuak Abadi, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan menggunakan Box Culvert. Metode ini dipilih untuk memperkuat struktur jalan sekaligus menyalurkan air agar tidak mengikis badan jalan, menjamin solusi yang efektif dan tahan lama.
Tindakan Cepat Dinas PUPR dan Arahan Wali Kota
Dinas PUPR Sawahlunto bertindak cepat setelah menerima instruksi langsung dari Wali Kota Riyanda Putra. Tim tanggap darurat segera diterjunkan ke lokasi kerusakan akses menuju RSUD Sawahlunto.
Datuak Abadi, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sawahlunto, menjelaskan detail teknis perbaikan. "Kami segera melakukan langkah cepat sesuai arahan Wali Kota. Penanganan dilakukan menggunakan Box Culvert untuk memperkuat struktur jalan sekaligus menyalurkan air agar tidak mengikis badan jalan," katanya di Sawahlunto, Jumat.
Penggunaan Box Culvert, yaitu beton bertulang berbentuk kotak, dinilai paling efektif. Struktur ini mampu menahan tekanan air dan mencegah kerusakan ulang akibat curah hujan tinggi yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Pekerjaan perbaikan akses RSUD Sawahlunto ini dilakukan secara simultan. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan kendaraan yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju RSUD.
Prinsip Sawahlunto Maju dan Apresiasi Publik
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menegaskan bahwa kebijakan tanggap cepat ini merupakan implementasi dari prinsip kerja "Sawahlunto Maju". Prinsip ini menekankan pada responsivitas terhadap masalah publik, adaptasi terhadap kondisi lapangan, serta pencapaian hasil nyata bagi masyarakat.
"Akses menuju rumah sakit adalah urat nadi pelayanan masyarakat. Prinsip Sawahlunto Maju menuntut kita untuk responsif terhadap persoalan, adaptif terhadap tantangan, dan memastikan setiap langkah memberi dampak nyata," ujar Wali Kota.
Langkah tanggap Pemko Sawahlunto ini mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Sawahlunto, Benny Ricardo. Ia menilai koordinasi cepat antara Pemko dan Dinas PUPR sudah berjalan efektif dalam menangani akses vital RSUD.
Meskipun demikian, Benny Ricardo juga mengingatkan pentingnya mitigasi dini terhadap potensi kerusakan serupa di masa mendatang. "Kami mengapresiasi respon cepat Pemko. Namun untuk langkah jangka panjang, perlu dilakukan pemetaan teknis terhadap ruas-ruas jalan yang berisiko amblas," tambahnya.
Dukungan Warga dan Komitmen Infrastruktur Adaptif
Sejumlah warga sekitar menyambut positif penanganan cepat yang dilakukan oleh Pemkot Sawahlunto. Mereka berharap perbaikan kali ini menjadi solusi jangka panjang agar akses menuju rumah sakit tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
Langkah cepat Pemko Sawahlunto ini sejalan dengan kebijakan Kementerian PUPR yang menekankan penguatan infrastruktur publik adaptif. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung keselamatan dan pelayanan dasar masyarakat di seluruh Indonesia.
Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memastikan jalur strategis seperti akses RSUD Sawahlunto tetap berfungsi optimal. Hal ini demi keberlanjutan layanan kesehatan warga dan kelancaran mobilitas publik secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews