Bupati Gowa: Bantuan Pangan Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah untuk Warga Gowa
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menegaskan program bantuan pangan adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan memperkuat ketahanan pangan di Gowa.
Bupati Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sitti Husniah Talenrang, menyatakan bahwa penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat merupakan bukti konkret kehadiran pemerintah. Program ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Gowa. Pernyataan penting ini disampaikan saat meninjau langsung penyaluran bantuan pangan di Gowa pada hari Sabtu.
Bantuan pangan nasional ini disalurkan melalui Bulog sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat. Kabupaten Gowa menerima perhatian yang sangat besar dengan peningkatan signifikan jumlah penerima manfaat pada tahun ini. Ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warganya secara menyeluruh.
Pada tahun 2026, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Gowa mengalami peningkatan menjadi 70.944 orang. Angka ini naik drastis dari 47.307 penerima pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan perluasan cakupan penerima bantuan hingga Desil 4, sehingga lebih banyak warga yang terbantu.
Peningkatan Penerima Manfaat dan Perluasan Cakupan Bantuan Pangan Gowa
Bupati Husniah Talenrang menekankan bahwa peningkatan jumlah penerima manfaat bantuan pangan adalah bukti perhatian besar pemerintah. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kualitas hidup.
Data menunjukkan lonjakan signifikan penerima bantuan pangan di Kabupaten Gowa pada tahun 2026. Dari 47.307 penerima manfaat di tahun sebelumnya, angka tersebut melonjak menjadi 70.944 penerima. Hal ini menunjukkan dampak positif dari kebijakan perluasan cakupan program yang diterapkan secara nasional.
Perluasan cakupan penerima bantuan kini mencakup Desil 1 hingga Desil 4. Sebelumnya, program ini hanya menjangkau Desil 1 dan 2 saja. Kebijakan ini memungkinkan lebih banyak masyarakat yang membutuhkan untuk merasakan manfaat langsung dari program bantuan pangan.
Khusus di Kecamatan Bajeng Barat, total penerima bantuan mencapai 3.320 orang. Desa Gentungan menjadi desa dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 921 penerima bantuan pangan. Ini menunjukkan distribusi bantuan yang merata hingga ke tingkat desa, menjangkau langsung warga yang memerlukan.
Detail Alokasi dan Target Penyaluran Bantuan Pangan Gowa
Koordinator Bantuan Pangan Kabupaten Gowa Tahun 2026, Irianto, menjelaskan rincian alokasi bantuan yang diterima masyarakat. Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Alokasi ini mencakup periode Februari dan Maret tahun 2026, memastikan ketersediaan bahan pokok.
Bantuan ini merupakan dukungan penting bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kombinasi beras dan minyak goreng dipilih untuk memberikan bantuan yang paling relevan dan mendesak. Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah tantangan yang ada.
Irianto juga menargetkan bahwa seluruh penyaluran bantuan pangan tersebut dapat rampung pada akhir Mei 2026 ini. Percepatan penyaluran ini penting untuk memastikan bantuan segera sampai ke tangan penerima. Efisiensi dalam distribusi menjadi fokus utama agar bantuan tepat waktu dan sasaran.
Apresiasi Warga dan Komitmen Pemerintah Daerah Gowa
Salah satu penerima bantuan, Masita (60), mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. Ia merasa sangat terbantu, terutama karena ini adalah kali pertama dirinya menerima bantuan serupa. “Alhamdulillah, senang sekali dapat bantuan ini, apalagi beras dan minyak memang sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Testimoni seperti Masita menunjukkan dampak langsung program bantuan pangan terhadap kesejahteraan masyarakat. Bantuan ini tidak hanya sekadar angka, tetapi juga memberikan harapan dan dukungan nyata. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi warganya dalam berbagai aspek kehidupan.
Bupati Husniah Talenrang menegaskan kembali bahwa program bantuan pangan adalah komitmen pemerintah. Kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pemenuhan kebutuhan dasar. Ini mencerminkan visi pemerintah yang holistik dalam melayani masyarakat Gowa.
Sumber: AntaraNews