Bukan Menolak, Wali Kota Sorong Luruskan Pernyataan Kontroversial soal Program Makan Bergizi Gratis
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto, meluruskan kesalahpahaman media dan memberikan masukan konstruktif.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, baru-baru ini memberikan klarifikasi penting terkait pemberitaan media yang dinilai keliru menafsirkan pernyataannya mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Klarifikasi ini disampaikan di Sorong pada hari Minggu, menyusul ramainya pemberitaan pada Jumat (31/10/2025) yang menimbulkan polemik.
Septinus Lobat menjelaskan bahwa pernyataannya sebelumnya bukanlah bentuk penolakan, melainkan masukan konstruktif yang bertujuan untuk memperkuat arah pembangunan di wilayah Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya. Ia menekankan komitmen penuh Pemerintah Kota Sorong terhadap program nasional yang digagas oleh Presiden terpilih.
Penjelasan ini diharapkan dapat meluruskan persepsi publik dan media massa, sekaligus mempertegas posisi Pemerintah Kota Sorong dalam mendukung inisiatif pemerintah pusat. Wali Kota Sorong ingin memastikan bahwa dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis tidak diragukan.
Klarifikasi Dukungan Penuh terhadap Program Nasional
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, dengan tegas menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Sorong terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan salah satu inisiatif prioritas nasional yang diusung oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dan memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Dalam pernyataannya, Wali Kota Lobat menggarisbawahi bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk meniadakan atau menolak program penting ini. "Pemerintah Kota Sorong mendukung penuh program MBG yang merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto," jelasnya di Sorong, Minggu.
Beliau menambahkan, "Saya sebagai kepala daerah pada intinya mendukung Makan Bergizi Gratis menjadi program prioritas nasional." Pernyataan ini bertujuan untuk menghilangkan keraguan yang mungkin timbul akibat interpretasi yang kurang tepat dari pemberitaan sebelumnya.
Dukungan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan kebijakan pusat demi kesejahteraan rakyat. Program Makan Bergizi Gratis dianggap sebagai langkah strategis dalam membangun fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi mendatang.
Masukan Konstruktif untuk Peningkatan Kualitas di Tanah Papua
Meskipun mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis, Wali Kota Septinus Lobat juga menyampaikan beberapa masukan konstruktif. Masukan ini berfokus pada kebutuhan spesifik di wilayah timur Indonesia, khususnya Kota Sorong yang merupakan ibu kota Provinsi Papua Barat Daya.
Ia mengusulkan agar ke depan, program pemerintah pusat dapat ditambahkan dengan kebijakan sekolah gratis dan penambahan tenaga dokter spesialis. Usulan ini lahir dari kondisi riil di Tanah Papua yang masih menghadapi tantangan besar dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Menurut Wali Kota, "Tidak ada niat untuk meniadakan program Presiden. Hanya memberi masukan agar di wilayah timur, khususnya Kota Sorong sebagai ibu kota Papua Barat Daya, ke depan dapat ditambahkan program sekolah gratis dan penambahan tenaga dokter spesialis." Ini menunjukkan perspektif yang seimbang antara dukungan dan kebutuhan lokal.
Beliau menekankan pentingnya pendidikan sebagai dasar peradaban. "Untuk mengejar ketertinggalan di Indonesia Timur, tidak ada jalan lain selain membangun pendidikan yang baik dan berkualitas. Pendidikan adalah dasar peradaban,” ujarnya, menyoroti urgensi investasi di sektor tersebut.
Bukti Implementasi dan Visi Jangka Panjang
Sebagai bukti nyata dukungannya terhadap kebijakan nasional, Pemerintah Kota Sorong telah mengambil langkah konkret dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Wali Kota Septinus Lobat mengonfirmasi bahwa lima titik pelaksanaan program MBG telah disiapkan di Kota Sorong.
“Kami sudah menyiapkan titik pelaksanaan MBG di Kota Sorong dan kini sudah berjalan. Artinya, kami mendukung penuh program Presiden," katanya, menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan hanya retorika semata. Implementasi ini menunjukkan keseriusan Pemkot Sorong.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemenuhan kebutuhan gizi sesaat. Lebih dari itu, program ini merupakan bagian integral dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Beliau berpandangan bahwa investasi ini akan sangat menentukan masa depan bangsa, termasuk di wilayah Papua Barat Daya. "Program MBG bukan hanya tentang pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga bagian dari investasi sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan bangsa, termasuk di Papua Barat Daya," pungkasnya.
Sumber: AntaraNews