BPBD Barito Utara Perketat Pengamanan Objek Wisata Selama Libur Idul Fitri 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara bersama tim terpadu memastikan Pengamanan Objek Wisata selama libur Idul Fitri 2026 demi kenyamanan pengunjung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, bersama tim terpadu lainnya melaksanakan pengamanan di sejumlah objek wisata unggulan selama liburan Lebaran 2026. Fokus pengamanan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi terkait di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyatakan bahwa pengamanan ini difokuskan pada tiga lokasi utama. Destinasi tersebut adalah DAM Trinsing, Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur, serta air terjun Jantur Doyam. Ketiga lokasi ini merupakan titik konsentrasi pengunjung selama libur panjang Idul Fitri.
Pengamanan terpadu ini melibatkan unsur TNI/Polri, aparat desa, dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora). Tujuannya adalah memastikan masyarakat dapat menikmati liburan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan aman dan tertib. Petugas juga memberikan imbauan penting kepada seluruh wisatawan.
Sinergi Lintas Instansi Jaga Keamanan Destinasi Unggulan
Rizali Hadi menjelaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan tidak hanya sebatas pengamanan fisik. Mereka juga memiliki peran penting dalam memberikan imbauan kepada para pengunjung. Imbauan ini mencakup kepatuhan terhadap aturan yang berlaku serta pentingnya menjaga keselamatan diri selama berwisata. Kolaborasi yang erat antar instansi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran operasi ini.
Fokus pengamanan BPBD Barito Utara dan tim terpadu mencakup tiga objek wisata utama. Dua di antaranya adalah DAM Trinsing dan Bumi Perkemahan Panglima Batur, keduanya terletak di Kecamatan Teweh Selatan. Kedua lokasi ini dikenal sebagai tujuan favorit bagi masyarakat lokal maupun dari luar daerah.
Objek wisata ketiga yang menjadi perhatian adalah air terjun Jantur Doyam. Destinasi ini berada di Kilometer 18 Jalan Negara Muara Teweh-Puruk Cahu, tepatnya di wilayah Kecamatan Lahei Barat. Ketiga lokasi ini dipilih karena merupakan destinasi unggulan yang selalu ramai pengunjung, terutama saat momen liburan panjang seperti Idul Fitri.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk selalu berhati-hati, menjaga ketertiban, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tegas Rizali Hadi. Melalui sinergi lintas instansi ini, diharapkan seluruh kegiatan wisata selama libur Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hal ini penting agar masyarakat dapat menikmati waktu liburan dengan nyaman bersama keluarga tercinta.
Antusiasme Pengunjung dan Fasilitas Pendukung Libur Lebaran
Kepala Disbudparpora Barito Utara, Annisa Cahyawati, turut mengonfirmasi tingginya animo masyarakat. Ia melaporkan bahwa objek-objek wisata yang dikelola pemerintah daerah mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan. Peningkatan ini terlihat jelas pada hari pertama dan kedua perayaan Lebaran 2026.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan kunjungan wisata berjalan dengan lancar, aman, dan tertib,” kata Annisa. Ia juga menambahkan bahwa para pengunjung tidak hanya berasal dari Muara Teweh. Banyak wisatawan datang dari wilayah sekitar serta kabupaten tetangga yang sengaja berkunjung ke Barito Utara.
Di setiap lokasi wisata, para petugas terus aktif memberikan imbauan kepada pengunjung. Mereka diminta untuk selalu menjaga ketertiban dan mematuhi arahan yang diberikan oleh petugas yang berjaga. Hal ini krusial untuk menjaga suasana kondusif dan mencegah insiden yang tidak diinginkan.
Selain itu, Disbudparpora juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung. Pos pelayanan bagi wisatawan telah disiagakan di sejumlah titik strategis di area wisata. Imbauan kepatuhan aturan juga disosialisasikan secara masif melalui baliho dan pamflet yang telah terpasang di kawasan wisata.
Sumber: AntaraNews