BGN Targetkan 82,9 Juta Penerima MBG pada 2026, Fokus Genjot Kualitas dan Keamanan Makanan
Hingga akhir 2025, penerima manfaat MBG telah mencapai 55,1 juta orang. Angka ini menjadi pijakan untuk mengejar target yang lebih.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026. Setelah mencatat pertumbuhan signifikan selama satu tahun pelaksanaan, jumlah penerima manfaat MBG secara nasional ditargetkan meningkat tajam.
Hingga akhir 2025, penerima manfaat MBG telah mencapai 55,1 juta orang. Angka ini menjadi pijakan untuk mengejar target yang lebih.
Kejar Target Penerima MBG 82,9 Juta
Dadan mengatakan, BGN menargetkan sebanyak 82,9 juta penerima manfaat MBG di seluruh Indonesia pada tahun 2026.
"Di tahun 2026 ini kita akan terus mengejar target 82,9 juta sambil terus memperbaiki," ujar Dadan saat meninjau penyaluran MBG di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (8/1).
Dadan menekankan pencapaian target tersebut sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, mengingat pertumbuhan program MBG yang berlangsung sangat pesat secara nasional.
BGN Targetkan Zero Accident
Selain memperluas jangkauan, BGN juga fokus meningkatkan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam program MBG. Menurut Dadan, kualitas gizi terus dipantau secara ketat dengan melibatkan tenaga ahli gizi di setiap tahapan.
Pada Oktober puncaknya 85 kejadian, turun menjadi 40 kejadian di November dan di Desember selama satu bulan tersisa 12 kejadian.
"Target kita adalah zero accident atau zero defect, dan di 2026 kita usahakan seminimal mungkin,” ujar Dadan.
Dadan menjelaskan, peningkatan angka penerima manfaat MBG akan diiringi dengan penguatan kualitas layanan, termasuk pembagian SPPG berbasis standar pelayanan dan keamanan pangan.
“Kita akan bisa mengelompokkan satuan pemenuhan berbasis kualitas layanan, dan target kita agar seluruhnya unggul sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya membuat anak tumbuh sehat, cerdas, kuat, tapi juga aman,” ujar Dadan.
Artikel ini ditulis reporter magang: Mochamad Aidil Akbar