Berani Berubah: Sang Mentor Budidaya Lele
Tidak hanya mengajarkan soal budidaya lele, Rama juga menjual bibit serta perlengkapan budidaya lele. Sehingga warga bisa langsung menerapkan budidaya lele secara bioflok
Rama Pradipta memulai usaha budidaya lele sejak awal Januari 2021. Meski budidaya lelenya dilakukan di dekat rumah warga, namun warga sekitar mengizinkan. Rama menerapkan sistem bioflok untuk budidaya lelenya.
Hari demi hari budidaya lele bioflok semakin berkembang. Rama mempelajarinya melalui media sosial. Kini Rama menjadi mentor bagi warga yang ingin mengikuti jejaknya, budidaya lele secara bioflok. Mereka yang belajar mengolah budidaya lele secara bioflok datang dari Jabodetabek. Termasuk Kelompok Wanita Tani di sekitar Tangerang, Banten.
"Saya sebagai penyuluh. Penyuluh itu mengajarkan gimana caranya budidaya lele di rumah," kata Rama.
Rama menjelaskan keunggulan budidaya lelenya. Pertama, kolam lele tidak berbau, sehingga warga mengizinkan. Dan kedua, lebih mudah memantau perkembangan pertumbuhan lele.
istimewa
Tidak hanya mengajarkan soal budidaya lele, Rama juga menjual bibit serta perlengkapan budidaya lele. Sehingga warga bisa langsung menerapkan budidaya lele secara bioflok.
Dari hasil penjualan bibit dan perlengkapan budidaya, Rama mampu meraup untung Rp20 juta sampai Rp30 juta.
"Omzet penjualan dari bibit dan kolam itu perbulan saya alhamdulillah sampai saat ini saya bisa masuk di angka Rp20 juta sampai Rp30 juta," kata Rama.
istimewa
Rama menyadari sulitnya menjual hasil budidaya lele, apalagi jika dijual dengan harga yang terlalu murah. Alhasil Rama membeli kembali hasil penjualan lele dari warga, kemudian diolah menjadi lele bumbu kuning. Alhasil, nilai jual menjadi lebih tinggi.
Salah satu Kelompok Wanita Tani juga ikut melakukan budidaya lele. Lani Hidayat, anggota Kelompok Wanita Tani mengaku banyak hal positif yang bisa diambil dari kegiatan budidaya lele ini. Lani bersama anggota Kelompok Wanita Tani lainnya, biasanya memanen lele, kemudian dijual kembali pada warga sekitar.
istimewa
"Dipanen, kadang-kadang adain untuk Jumat Berkah. Itu bisa 10 kilogram sekali beli. Terus dijual juga ke warga, ada yang beli 2 kilogram, ada yang ibu-ibu juga olah untuk dijual di dalam frozen," kata Lani.
Rama ingin kegiatannya ini bermanfaat bagi orang banyak. Selain menjadi lebih banyak kegiatan, budidaya lele juga menjadi alternatif usaha di masa pandemi.
"Saya juga mempekerjakan, mengajak, merangkul teman-teman atau bapak-bapak yang mau belajar di kolam saya," kata Rama.
Baca juga:
VIDEO: Mentor Budidaya Lele
VIDEO: Srikandi Relawan Covid-19
Berani Berubah: Srikandi Pemutus Mata Rantai Covid-19
VIDEO: Inovasi Difabel Bantu Warga yang di-PHK
Berani Berubah: Wastafel Portabel ala Disabilitas
Berani Berubah: Dosen Bantu Perekonomian Warga dengan Usaha Dompet Kulit