LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Beli rumah kredit, warga Singingi Hilir ditipu Rp 195 juta

Polisi masih menyelidiki modus penipuan jual rumah kredit semacam itu.

2014-04-02 14:25:56
Penipuan
Advertisement

Niat hati ingin memiliki rumah sendiri, DF Purba (40) justru jadi korban penipuan. Tak tanggung-tanggung, warga Jalan Sidodadi RT 13 RW 06, Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, tersebut tertipu hingga Rp 195 juta.

Informasi yang dirangkum, kejadian berawal ketika korban membeli rumah tipe 45 di Jalan Sidorukun, Perum Griya Sidorukun, Nomor 02, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kelurahan Payung Sekaki, Pekanbaru pada 11 Juli 2012 lalu. Rumah itu dijual oleh Barlan Hugo Sianturi (50), warga Jalan Bakti Permai 1 Nomor 45 Perum BTN Labuh Baru Barat dengan harga Rp 120 juta.

Setelah proses jual beli rumah tersebut ditempati saudara korban Moja Baru Purba. Hampir dua tahun berlalu pada 15 Januari 2014, Moja menelepon korban dan mengabarkan dirinya didatangi pihak Bank BJB yang menyebutkan rumah yang ditempatinya milik Mukhtar Sianturi.

Kaget korban langsung berangkat ke Pekanbaru dan mendatangi PT Sima Corp Indonesia selaku developer. Pihak developer menyebutkan, rumah yang dibeli korban masih dalam proses kredit dan menjadi hak developer.

Mendengar hal itu korban merasa tertipu. Korban menjelaskan, selain membeli Rp 120 juta dirinya juga telah membayar angsuran kredit selama 18 bulan dengan harga per bulan Rp 2,5 juta atau Rp 45 juta dan uang muka (DP) Rp 30 juta. Masih ada sisa cicilan angsuran Rp 90 juta.

Selanjutnya korban mendatangi pelaku tapi tak kunjung mendapat kejelasan. Akhirnya pada 1 April 2014 sekitar pukul 11.15 WIB, korban melaporkan pelaku ke kepolisian agar diusut tuntas.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo yang dikonfirmasi, Rabu (2/4), membenarkan adanya laporan penipuan tersebut. Menurut dia, kasus itu masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. "Laporan korban masih diselidiki," katanya.

Baca juga:
Buku ICV dipalsu, 35 jamaah batal umrah ricuh di Bandara
Ahok ditangkap gara-gara tipu banyak perempuan
Polres Sleman bekuk sindikat penipu modus gendam
Sering mabuk dan palak orang, Polisi Militer gadungan dibekuk
Dapat undian Avanza, penjual jamu malah tertipu Rp 54 juta

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.