Begal Berpistol di Tangerang Nyerah Dikepung Warga, Tak Berkutik Dihajar Usai Motor Masuk Parit dan Ditinggal Teman
Aksi pencurian dilakukan dua pelaku yang terekam kamera pengawas CCTV itu viral di media sosial.
Satu dari dua pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api di wilayah Kelurahan Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang diringkus warga setelah sepeda motor digunakan pelaku masuk parit. Aksi pencurian dilakukan dua pelaku yang terekam kamera pengawas CCTV itu viral di media sosial.
Kronologi Penangkapan
Dalam video itu memperlihatkan aksi seorang pemuda diduga saksi melihat dan mengetahui peristiwa pencurian sepeda motor dilakukan dua pelaku bersenjata api tersebut. Sanksi itu kemudian berupaya menutup pintu gerbang area tempat pelaku beraksi.
Sambil tergopoh-gopoh, pria yang diduga telah mengetahui keduanya bersenjata api terlihat terburu-buru mendorong dan akan menutup pintu gerbang tersebut. Hingga akhirnya, kedua pelaku yang berboncengan keluar dan menabrak pintu gerbang dan motor dikendarai kedua pelaku masuk parit.
Setelah tercebur ke parit, salah satu pelaku begal mengenakan jaket ojek online (ojol) berupaya mengangkat motor tersebut agar dapat digunakan untuk kabur dari lokasi pencurian. Sementara satu pelaku hanya terduduk di atas tanah sambil menggenggam senpi tak bisa berbuat apa-apa.
Kemudian pelaku mengenakan jaket ojol kabur meninggalkan rekannya yang memegang senpi. Pelaku yang memegang senpi tak berkutik. Dia sempat melepaskan tembakan hingga akhirnya mengangkat tangan.
Warga yang mengetahui aksi pencurian itu seperti tak menghiraukan senjata api di genggaman pelaku. Pelaku kemudian dilempari warga dengan batu dan ditubruk motor. Pelaku lalu dikeroyok warga secara membabi buta.
Pelaku Bawa Pistol
Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Gusprihatin Zen membenarkan penangkapan pelaku spesialis pencurian sepeda motor itu. Dia memastikan masih terus mendalami guna mengungkap lebih terang jaringan atau komplotan tindak pidana pencurian dengan senjata api tersebut.
"Benar dia bawa senjata api rakitan dan tengah dalam pemeriksaan,” ujar Kapolsek Kelapa Dua Kompol Gusprihatin Zen dikonfirmasi, Selasa (22/4).
Kepolisian memastikan pelaku juga telah mendapatkan pengobatan akibat dikeroyok massa. Saat ini, kepolisian masih memburu satu pelaku lain diduga telah teridentifikasi.
"Pelaku masih muda kelahiran 1999 atau 98, masih muda. Dia tempat tinggal dan tempat lahir di Lampung," kata Zen.