Bamsoet duga ada pihak 'kebakaran jenggot' saat Pelindo diobok-obok
Bamsoet menuding dimutasinya Kabareskrim Budi Waseso dari jabatannya diduga ada campur tangan dari Istana.
Bendahara Umum Golkar kubu Aburizal Bakrie Bambang Soesatyo menuding dimutasinya Kabareskrim Budi Waseso dari jabatannya diduga ada campur tangan dari Istana. Menurut dia, hal itu karena Budi Waseso berani membongkar kasus-kasus besar yang dapat merugikan tatanan dan stabilitas politik yang ada.
"Kita membacanya dari kasus besar. Puncak pencopotan Buwas ini terkait dengan kasus Pelindo II. Artinya ada pihak yang terganggu dari kaca mata kasus ini," ujar Bambang di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9).
Sementara itu, kata Bambang, terkuaknya kasus Palindo II membuat orang yang tergabung dalam manuver politik tersebut menjadi tersengat dan terganggu. "Ada pihak-pihak yang terganggu dan tersengat serta 'kebakaran jenggot' atas kasus ini," kata dia.
Terkait itu, kata Bambang, DPR akan membuat panitia Khusus (Pansus) guna mendorong Kabareskrim yang baru untuk tetap mengusut tuntas kasus peninggalan Buwas tersebut.
"Ke depan komisi III bikin pansus. Kita gabung komisi V, VI dan XI. Sebab ini ada dugaan ada pencucian uang triliunan di sana," pungkas dia.
Baca juga:
Benarkah JK terusik saat Budi Waseso usut korupsi di PT Pelindo II?
Komjen Anang janji lanjutkan kasus PT Pelindo II
Soal Pelindo, JK ngaku sejak lama suka bertelepon dengan Budi Waseso
Apa daruratnya JK sampai telepon Budi Waseso saat obok-obok Pelindo
Menunggu aksi Komjen Anang tuntaskan korupsi di Pelindo