Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menunggu aksi Komjen Anang tuntaskan korupsi di Pelindo

Menunggu aksi Komjen Anang tuntaskan korupsi di Pelindo Kepala BNN Anang Iskandar datangi KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akhirnya menggeser posisi Komjen Budi Waseso sebagai Kabareskrim untuk mengisi jabatan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sementara posisi Komjen Budi Waseso digantikan Kepala BNN Komjen Anang Iskandar.

Dimutasinya Budi Waseso berdasarkan telegram rahasia kapolri nomor ST/1847/IX/2015, yang dikeluarkan pada Rabu (3/9). Namun, rotasi perwira tinggi itu menjadi hangat pemberitaan sejumlah media massa nasional lantaran diduga terkait getolnya Budi Waseso mengusut sejumlah kasus korupsi.

Salah satunya dugaan kasus korupsi atas pengadaan mobile crane Pelindo, dua pekan lalu. Dugaan mantan Kapolda Gorontalo digeser terkait korupsi di Pelindo mencuat setelah Menko Polhukam Luhut Panjaitan menyatakan Presiden Jokowi tak mau penegakan hukum dilakukan secara gaduh karena membawa efek buruk pada perekonomian.

Seperti diketahui dua pekan lalu, Bareskrim melakukan penggeledahan di Kantor Pelindo hingga menyasar ruang Dirut Pelindo II, RJ Lino. Lino yang terkejut atas penggeledahan itu langsung menelepon Menteri Bappenas Sofyan Djalil dan mengancam jika Presiden Jokowi tak segera menyelesaikan persoalan itu dirinya akan mundur. (mdk/gil)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP