LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Asyik pesta sabu di kos, 2 mahasiswa digelandang polisi

Asyik pesta sabu di kos, 2 mahasiswa digelandang polisi. Penggerebekan dilakukan di kawasan indekos Jalan Perjuangan IV, kelurahan Sempaja Selatan, kecamatan Samarinda Utara, sekira pukul 18.00 WITA. Penggerebekan kawasan itu setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat.

2017-03-23 06:36:00
Kasus Narkoba
Advertisement

Dua mahasiswa salah satu perguruan tinggi ternama di Samarinda, Kalimantan Timur, Yansen Kalep (28) dan Deden Wahyudi (19), tepergok polisi sedang berpesta sabu bersama 2 teman lainnya bukan mahasiswa, Rabu (22/3) sore. Keempatnya kini berurusan dengan polisi.

Penggerebekan dilakukan di kawasan indekos Jalan Perjuangan IV, kelurahan Sempaja Selatan, kecamatan Samarinda Utara, sekira pukul 18.00 WITA. Penggerebekan kawasan itu setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat.

"Jadi, selidiki dan kita temukan 2 mahasiswa itu dan 2 teman lainnya, sedang pesta sabu di kos-kosan," kata Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah dalam keterangannya, Rabu (22/3) malam.

BB mahasiswa nyabu ©2017 Merdeka.com

Saat tepergok, keempat orang dalam kos itu tidak berkutik. Kepolisian sempat menggeledah isi kamar kos. Belakangan, keduanya menyimpan sabu tidak di dalam kamar kos, melainkan di kamar mandi.

"Kita dapatkan sabu di dalam toples, yang bercampur dengan peralatan kamar mandi, buat mengelabui petugas ya," terang Belny.

Keempat orang itu lalu digelandang ke Polresta Samarinda. Kepada petugas, dua di antaranya, mengaku mahasiswa di salah satu peguruan tinggi ternama di Samarinda. Yansen Kalep merupakan mahasiswa semester akhir, sedangkan Deden adalah mahasiswa semester IV.

"Dari keterangannya, Yansen adalah mahasiswa fakultas ekonomi, dan Deden adalah mahasiswa Fisipol," tambah Belny.

Selain menyita barang bukti 4 poket sabu seberat 1,36 gram senilai Rp 2 juta di dalam toples berisi peralatan mandi, petugas juga menyita 1 bundel plastik kecil, alat isap sabu, sendok penakar, korek api dan telepon selular.

"Langsung kita kembangkan tadi. Kita amankan seorang terduga pengedar di Jalan Damanhuri. Kita temukan antara lain 5 poket sabu seberat 1,63 gram di dalam dashboard motor dan tas pinggang, setelah tertangkap tangan petugas yang menyamar untuk membeli," kata Belny.

Advertisement

Baca juga:
Polisi sudah petakan wilayah rawan narkoba di Depok
5 Kg sabu beredar tiap hari di Sumsel, paling banyak Palembang
Pelajar di Cilacap jual obat penenang yang timbulkan halusinasi
BNN sebut Kalimantan Barat jadi pasar narkoba jaringan internasional
Fenomena peredaran rokok elektrik yang disusupi narkoba jenis ganja
Divonis 2 tahun bui karena narkoba, Wakapolsek Balongbendo menangis
Hendak ditangkap, bandar sabu duel dengan petugas BNN Bali

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.