AIGMI Donasi Instalasi Gas Medik Rp1,16 Miliar, Pulihkan Layanan RSUD Aceh Tamiang
Asosiasi Instalasi Gas Medik Indonesia (AIGMI) menyalurkan AIGMI Donasi Instalasi Gas Medik senilai Rp1,16 miliar ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, memulihkan fasilitas vital pasca-banjir dan memastikan pelayanan kesehatan optimal.
Asosiasi Instalasi Gas Medik Indonesia (AIGMI) menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan vital kepada RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Donasi ini berupa sistem instalasi gas medik senilai Rp1,16 miliar yang sangat dibutuhkan. Bantuan tersebut bertujuan memulihkan fasilitas kesehatan yang terdampak parah akibat bencana banjir.
Penyerahan donasi ini dilakukan pada Jumat, 6 Maret 2026, di Aceh Tamiang, menandai langkah signifikan dalam upaya rehabilitasi rumah sakit. Proses pemulihan instalasi telah berlangsung sejak 15 Desember 2025, memastikan fungsionalitas kembali. RSUD Muda Sedia sebelumnya mengalami kerusakan terparah menurut pemetaan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Ketua Umum AIGMI, Deviatri Syam, menegaskan pentingnya gas medis sebagai bagian integral dari sistem penunjang hidup pasien. Instalasi ini kini telah terpasang di ruang ICU, kamar operasi (OK), dan ruang Sempa. Kehadiran fasilitas ini diharapkan membuat RSUD lebih siap memberikan pelayanan darurat yang andal kepada masyarakat.
Peran Vital dan Detail Donasi AIGMI Donasi Instalasi Gas Medik
Gas medis bukan sekadar utilitas biasa, melainkan elemen krusial dalam menunjang keselamatan pasien di fasilitas kesehatan. Deviatri Syam, Ketua Umum AIGMI, menekankan bahwa gas medis merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem penunjang kehidupan (life support system). Ketersediaannya sangat vital untuk tindakan medis intensif.
Donasi senilai Rp1.162.642.570 dari AIGMI mencakup berbagai perbaikan dan pengadaan komponen penting. Ini meliputi perbaikan jaringan distribusi gas medis di seluruh area yang terdampak. Langkah ini memastikan aliran gas dapat mencapai setiap ruang perawatan yang membutuhkan.
Selain itu, bantuan ini juga menyediakan sistem sentral kompresor gas medik dan sentral vakum medik yang modern. Perbaikan sistem manifold oksigen dan N2O turut menjadi bagian dari donasi. AIGMI juga mengadaan puluhan unit flowmeter serta suction regulator baru untuk mendukung operasional.
Dengan pemulihan instalasi ini, RSUD Muda Sedia kini memiliki infrastruktur gas medis yang andal dan siap pakai. Hal ini krusial untuk mendukung berbagai prosedur medis. Terutama di ruang-ruang kritis seperti ICU dan kamar operasi, di mana pasokan gas medis harus stabil.
Dampak Bencana dan Apresiasi RSUD Aceh Tamiang
Bencana banjir yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu memberikan dampak signifikan terhadap instalasi gas medis di RSUD Muda Sedia. Direktur RSUD Muda Sedia, dr. Andika Putra, menjelaskan bahwa kerusakan ini sangat memengaruhi pelayanan kesehatan. Gas medis adalah komponen vital untuk menunjang tindakan di ruang intensif.
Sebelum adanya perbaikan dan bantuan dari AIGMI, rumah sakit terpaksa merujuk seluruh pasien yang membutuhkan penanganan intensif ke fasilitas kesehatan lain. Situasi ini tentu sangat menyulitkan masyarakat Aceh Tamiang yang membutuhkan pelayanan darurat. Keterbatasan ini menghambat akses terhadap perawatan medis yang optimal.
Dr. Andika Putra menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Asosiasi Instalasi Gas Medik Indonesia. Ia menuturkan, keberadaan sistem instalasi yang andal merupakan kebutuhan mendesak bagi rumah sakit. Tujuannya agar masyarakat Aceh Tamiang bisa kembali mendapatkan pelayanan medis yang optimal secara mandiri di RSUD plat merah tersebut.
"Alhamdulillah, dengan bantuan dan perbaikan instalasi ini, pelayanan vital tersebut kini kembali pulih," ujar dr. Andika. Pemulihan ini memungkinkan RSUD Muda Sedia untuk kembali memberikan layanan intensif secara penuh. Ini merupakan kabar baik bagi pasien dan keluarga di wilayah tersebut.
Sumber: AntaraNews