Abimanyu ungkap SDA usul penerima sisa kuota haji diisi orang dekat
Nama-nama yang masuk merupakan penilaian sepihak dari SDA saat menjabat sebagai menteri.
Mantan Direktur Jenderal Pelaksana Haji dan Umroh, Anggito Abimanyu mengakui ada peranan besar dari mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dalam menentukan sisa kuota bebas nasional haji. Mereka yang menerima sisa kuota haji tersebut berasal dari orang terdekat Suryadharma Ali.
Seperti diketahui, sisa kuota bebas nasional yang muncul beberapa hari menjelang tanggal penutupan pendaftaran petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2012.
"Pada prinsipnya, usulan itu melalui Bapak Menteri, dan disampaikan kepada kami dengan pertimbangan tertentu dan disampaikan, diisi sesuai arahan beliau," kata Anggito dalam kesaksian di persidangan Tipikor, Jakarta, Senin (26/10).
"Yang dipilih untuk memenuhi sisa kuota merupakan orang terdekat. Ada yang kenalannya Pak Surya, teman dekat, keluarga bahkan banyak yang berasal dari PPP," jelasnya.
Ia menyatakan bahwa ada unsur subyektifitas Suryadharma Ali dalam menempatkan orang-orang tersebut sebagai petugas haji.
"Subyektifitasnya, berdasarkan pak Menteri," ungkapnya.
Mengetahui kesaksian dari Anggito, Suryadharma langsung mengelak bahwa dirinya memanfaatkan jabatannya dengan memberikan peluang kader PPP sebagai petugas haji. Ia justru menyebut ada partai lain yang juga ikut dalam penugasan haji tersebut.
"Kok kesannya jadi PPP yang paling banyak saya kasih. Padahal ada partai yang lain juga," terangnya membela diri.
Baca juga:
Anggito Abimanyu bersaksi di sidang lanjutan Suryadharma Ali
Eks bawahan SDA ngaku dipaksa masukan anggota Komisi VIII jadi BPIH
Istri Suryadharma Ali dapat honor dari BPIH Rp 56 juta
Staf Kemenag benarkan SDA pakai DOM untuk urus visa keluarga
Penyelewengan DOM terendus KPK, Suryadharma maki anak buah