6 Anggota Polisi Ditetapkan Tersangka Sebabkan 2 Debt Collector Tewas di Kalibata
Diketahui, kejadian yang terjadi pada Kamis (11/12) itu menyebabkan keduanya meninggal dunia atas nama inisial A dan L.
Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka atas dugaan kasus pengeroyokan terhadap dua orang debt collector.
Diketahui, kejadian yang terjadi pada Kamis (11/12) itu menyebabkan keduanya meninggal dunia atas nama inisial A dan L.
"Penyidik menetapkan 6 orang tersangka diduga terlibat dalam rangkaian tindak pidana," kata Karopenmas Div Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Jakarta, Jumat (12/12) malam.
Keenam orang tersangka itu diketahui atas nama inisial JLA, RGW, IAB, IAM, BN dan juga AN.
"Adapun keenam tersebut anggota Satuan Pelayanan Markas di Mabes Polri," ujarnya.
Atas perbuatannya, para terduga pelaku yang sudah menyandang status tersangka ini disangkakan Pasal 170 ayat 3 KUHP yakni pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Pasal yang disangkakan 170 ayat 3 KUHP pengeroyokan yang mengakibatkan korban MD, penerapan pasal-pasal tersebut sesuai bukti," pungkasnya.
Awal Mula Pengeroyokan
Sebelumnya, Pengeroyokan dan perusakan terjadi di sekitar Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) malam.
Peristiwa itu menewaskan seorang pria yang berprofesi sebagai debt collector alias mata elang.Polisi mengungkap penyebab insiden berdarah tersebut soal utang sepeda motor.
"Kami dari sore sampai malam hari ini menangani perkara berawal dari adanya, istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/12).
Nicolas mengungkap pemilik leasing hingga saat ini belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih.
Sayangnya, diketahui dua orang yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.
"Kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," ujar Nicolas.