LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

50 Ton Beras Dikirim Kodam XIV Hasanuddin Makassar ke Papua

Adapun soal bantuan beras ini, diperuntukkan buat kebutuhan prajurit yang tengah bertugas di Papua. Diangkut melalui jalur laut oleh KRI Dokter Suharso yang berangkat dari Surabaya Jawa Timur ke Makassar dengan tujuan Papua.

2019-09-02 13:03:03
bentrokan Papua
Advertisement

Kodam XIV/Hasanuddin mengirim bantuan 50 ton beras ke Papua dan Papua Barat. Bantuan itu dikirim melalui Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Selasa (2/9).

"Pengawalan 10 truk beras tersebut oleh 10 prajurit. Mereka ini tidak dibekali perlengkapan khusus kecuali rompi anti peluru," kata Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi saat melepas bantuan.

Dia mengatakan, perlengkapan khusus itu dibekali prajurit untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan saat pengiriman logistik tersebut.

Advertisement

Adapun soal bantuan beras ini, diperuntukkan buat kebutuhan prajurit yang tengah bertugas di Papua. Diangkut melalui jalur laut oleh KRI Dokter Suharso yang berangkat dari Surabaya Jawa Timur ke Makassar dengan tujuan Papua.

Dari Surabaya, KRI Dokter Suharso juga membawa bantuan logistik Pemprop Jawa Timur.

"Kami berharap bantuan ini bisa segera sampai dan bermanfaat," ujarnya.

Advertisement

Dia menambahkan, sementara ini baru berupa bantuan logistik. Adapun soal bantuan tambahan kekuatan prajurit TNI belum dilakukan karena belum diminta.

Baca juga:
Empat WNA Australia Diajak Warga Lihat Demo Papua, Dikira Pawai Budaya
Moeldoko Tuding Benny Wenda Aktor Intelektual Kerusuhan Papua
Mak Susi Korlap Aksi Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Penuhi Panggilan Polisi
Hari Ini, Kapolri dan Panglima TNI Berkantor di Papua dan Papua Barat
Polri Dibantu Kemenlu hingga BIN Usut Keterlibatan Asing Dalam Kerusuhan di Papua
Dikabarkan Ikut Demo, Empat WNA Asal Australia Dideportasi dari Papua
Kapendam Cendrawasih Sebut Kondisi Papua Sudah Normal, Tapi Internet Masih Mati

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.