4 Fakta menyeramkan duel pesilat dan warga Jembatan Branjangan
Rumah yang berada di lokasi juga hancur berantakan.
Ratusan pendekar mengamuk ke warga di sekitaran Jembatan Branjangan, tepatnya di Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya, Jawa Timur. Para pendekar itu mengamuk lantaran masalah sepele. Menurut warga sekitar, Iskandar, peristiwa itu terjadi Selasa (26/11) dini hari tadi. Saat itu, rombongan anggota pencak silat SH Teratai, melintas di lokasi kejadian menggunakan motor. Karena kalah jumlah, warga pun berlarian untuk menyelamatkan diri. Para pendekar silat ini pun makin emosi dan merusak rumah warga serta melempar batu ke berbagai arah. Belasan rumah rusak, empat di antaranya rusak parah. Tak puas merusak rumah warga, para pendekar itu juga membakar barang-barang milik warga. Kendaraan, sepeda, serta becak juga ikut dirusak dan dibakar pendekar yang sudah beringas itu. Bentrok pendekar vs warga di Jembatan Branjangan membawa korban. Dua warga terluka dan salah satunya harus dibawa ke rumah sakit. Baca juga:
Kebrutalan para pendekar itu terjadi pada Selasa (26/11) dini hari. Beberapa warga mengalami luka-luka akibat ular para pendekar itu.
Rumah yang berada di lokasi juga hancur berantakan. Polisi akhirnya menangkap sejumlah orang yang terlibat dalam peristiwa itu.
Berikut fakta menyeramkan duel pesilat dengan warga Jembatan Branjangan yang dirangkum merdeka.com, Rabu (27/11).Ditegur, para pendekar pukul warga
"Kejadian itu bermula dari rombongan pencak silat yang berjumlah sekitar 200-an orang melewati Jembatan Branjangan. Nah, yang di barisan kendaraan paling belakang, itu geber-geber kendaraan terus. Lah warga kan bising, apalagi ada orang sakit. Warga coba menegur saja," terang Iskandar.
Namun, warga tidak menduga kalau teguran itu berujung masalah. Satu di antara ratusan anggota SH Teratai itu marah dan memukuli warga. Melihat ada keributan di belakang, barisan yang ada di depan putar arah ke belakang dan ikut serta membuat kekacauan. Mereka beramai-ramai memukuli warga sekitar.Merusak rumah
Membakar sepeda dan becak
Warga luka-luka
"Korban adalah Khusnur Rifai alias Unyil dan Mujiono," ujar salah satu warga, Iskandar.
Akibat luka yang dialaminya, Unyil yang dibawa ke rumah sakit.
Polisi bidik provokator lain bentrok PSHT vs warga di Surabaya
Seorang warga dan dua pesilat jadi tersangka bentrok di Surabaya
Pesilat SHT bantah jadi biang rusuh di Surabaya
Ditegur warga, ratusan pesilat mengamuk di Surabaya
Demo buruh di Tangerang ricuh, satu polisi terluka