242 Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung Cirebon, BPBD Lakukan Pendataan
Angin puting beliung menerjang dua kecamatan di Kabupaten Cirebon, merusak 242 rumah dan fasilitas umum. BPBD Kabupaten Cirebon masih terus melakukan pendataan dampak bencana ini.
Angin puting beliung menerjang dua kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu (11/3) sore. Bencana cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan signifikan pada ratusan rumah warga dan fasilitas umum di wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon segera melakukan pendataan awal.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Hadi Eko, menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung sekitar pukul 15.20 WIB. Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah permukiman warga sebelum puting beliung muncul. Kondisi cuaca tidak stabil ditandai awan hitam pekat di Kecamatan Gunung Jati dan Suranenggala.
Hingga pukul 22.35 WIB, data sementara BPBD menunjukkan 242 unit rumah warga terdampak. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang. Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pendataan lebih lanjut serta asesmen kebutuhan penanganan.
Dampak Kerusakan dan Korban Angin Puting Beliung Cirebon
Terjangan angin puting beliung Cirebon ini bermula dari pusaran angin yang bergerak dari arah selatan menuju utara. Pusaran angin tersebut kemudian berkembang menjadi puting beliung yang melanda kawasan permukiman warga. Dampak bencana ini dirasakan oleh 498 kepala keluarga atau sebanyak 1.455 jiwa yang tinggal di dua kecamatan terdampak.
Kerusakan yang ditimbulkan oleh angin puting beliung sangat beragam. Banyak genteng rumah terlepas dan beterbangan, menyebabkan kerusakan parah pada bagian atap. Selain itu, sekitar 20 pohon tumbang di beberapa titik, sempat mengganggu akses jalan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Meskipun kerusakan yang ditimbulkan cukup luas, BPBD Kabupaten Cirebon memastikan tidak ada laporan mengenai korban meninggal dunia. Selain itu, tidak ada juga laporan korban luka-luka akibat peristiwa bencana ini. Ini menjadi kabar baik di tengah kerugian material yang dialami warga.
Fasilitas Umum Terdampak dan Upaya Penanganan BPBD
Tidak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas umum di Kecamatan Suranenggala dan Gunung Jati juga mengalami kerusakan akibat angin puting beliung Cirebon. Beberapa fasilitas pendidikan dan ibadah turut terdampak. Kerusakan ini tentu akan memerlukan perbaikan untuk mengembalikan fungsi normalnya.
Fasilitas umum yang dilaporkan mengalami kerusakan meliputi:
- SD Muara Wetan 1
- SD Mertasinga
- TK Mertasinga
- Mushola Al-Hidayah
- Mushola Nurul Huda
- Mushola Mertasinga
Saat ini, Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon masih terus melakukan pendataan dan asesmen di lokasi terdampak. Upaya ini penting untuk memastikan penanganan lanjutan dapat dilakukan secara tepat dan efektif. BPBD berkomitmen untuk membantu warga yang terdampak agar dapat segera pulih dari bencana ini.
Sumber: AntaraNews