200 Pengemudi Becak Lansia Trenggalek Terima Bantuan Becak Listrik Presiden Prabowo
Sebanyak 200 pengemudi becak lanjut usia di Trenggalek menerima bantuan becak listrik Presiden Prabowo Subianto, sebuah inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Sebanyak 200 pengemudi becak lanjut usia di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, baru-baru ini menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan serta meringankan beban kerja masyarakat usia senja. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pengemudi becak yang masih harus bekerja keras di usia lanjut.
Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik Sudaryati Geyang, menjelaskan bahwa program becak listrik ini adalah wujud kepedulian Presiden. Kepedulian ini secara khusus ditujukan bagi para tukang becak lansia yang selama ini masih mengayuh becak untuk mencari nafkah sehari-hari. Inisiatif ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi mereka.
“Presiden merasa prihatin melihat masih banyak warga Indonesia di usia lanjut yang bekerja keras menarik becak. Dari rasa kasih sayang itulah program becak listrik ini dijalankan,” kata Nanik di Trenggalek, Minggu (11/1). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara bersama Nanik Sudaryati Geyang di Pendopo Manggala Praja Nugraha kepada para pengemudi becak lansia di wilayah setempat.
Inisiatif Kesejahteraan dan Tahapan Penyaluran
Program becak listrik ini berawal dari keprihatinan Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi para pengemudi becak lansia yang terus berjuang mencari nafkah. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis agar mereka dapat bekerja dengan lebih mudah dan efisien. Dengan becak listrik, beban fisik mengayuh becak dapat berkurang secara signifikan, memungkinkan para lansia tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan mereka.
Nanik Sudaryati Geyang menjelaskan bahwa penyaluran becak listrik di Trenggalek telah dimulai sejak tahun 2024 sebagai tahap awal. Pada fase pertama tersebut, sebanyak 26 unit becak listrik telah dibagikan sebagai uji coba program. Keberhasilan uji coba ini menjadi dasar untuk melanjutkan program secara lebih terorganisasi melalui kerja sama erat dengan pemerintah daerah.
“Hari ini merupakan tahap lanjutan dengan penyaluran 200 unit becak listrik. Ke depan, penyaluran akan terus dilakukan menyesuaikan data penerima dari pemerintah daerah,” ujarnya. Sasaran utama penerima bantuan ini adalah pengemudi becak berusia 60 tahun ke atas. Namun, penyaluran secara bertahap akan diupayakan untuk menjangkau seluruh pengemudi becak sesuai dengan kemampuan program yang tersedia.
Spesifikasi Teknis dan Pentingnya Pengawasan
Becak listrik yang disalurkan dalam program ini dirancang untuk kemudahan penggunaan oleh para pengemudi lansia. Terkait pengisian daya, Nanik menyebutkan bahwa becak listrik dapat diisi ulang menggunakan daya listrik rumah tangga berkapasitas 450 watt. Kemudahan ini memastikan bahwa para penerima dapat mengisi daya becak mereka di rumah tanpa memerlukan instalasi listrik khusus atau biaya tambahan yang besar.
Selain itu, Nanik berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi titik pengisian daya di kantor kecamatan maupun fasilitas publik lainnya. Ketersediaan stasiun pengisian daya di lokasi strategis akan semakin mendukung operasional becak listrik dan memastikan keberlanjutan program. Hal ini juga akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengemudi becak saat beraktivitas.
Untuk mencegah adanya pengalihan kepemilikan becak listrik bantuan Presiden Prabowo, Nanik menegaskan pentingnya pengawasan bersama antara pemerintah daerah dan aparat terkait. Ia mengungkapkan bahwa pada penyaluran sebelumnya sempat terjadi kasus becak listrik yang dijual kembali oleh pihak keluarga penerima. “Kami titipkan pengawasan kepada pemerintah daerah agar becak listrik ini benar-benar dimanfaatkan oleh penerima dan tidak diperjualbelikan,” katanya, menekankan pentingnya bantuan ini tepat sasaran.
Sumber: AntaraNews