Fakta Penyakit TBC yang Mematikan di Indonesia
Penyakit tuberkulosis (TBC) salah satu yang dianggap paling mematikan di Indonesia. Tercatat, angka kematian mencapai 93.000 per tahun. Angka ini setara dengan 11 kematian per jam.
Penyakit tuberkulosis atau TBC, salah satu yang dianggap paling mematikan di Indonesia. Tercatat, angka kematian mencapai 93.000 per tahun. Angka ini setara dengan 11 kematian per jam.
Dari total kasus TBC di Indonesia, baru 49 persen yang ditemukan dan diobati. Sementara itu, ada sekitar 500 ribuan orang yang belum diobati dan berisiko menjadi sumber penularan TBC.
Sebanyak 91 persen kasus TBC di Indonesia adalah TBC paru yang berpotensi menularkan kepada orang yang sehat di sekitarnya. Saat ini, penemuan kasus dan pengobatan TBC yang tinggi telah dilakukan di beberapa daerah di antaranya Banten, Gorontalo, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat.
Sementara daerah dengan kasus TBC paling banyak terkonsentrasi di Pulau Jawa seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
"Sebenarnya TBC itu biasanya ada di daerah yang padat, daerah kumuh, dan daerah yang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)-nya kurang, di situ potensi penularan TBC nya tinggi," jelas Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes, Didik Budijanto.
Baca juga:
Pandemi Covid-19 dan Tantangan Penanganan Tuberkulosis RI
Mengenali Gejala TBC yang Sebabkan 93.000 Kematian per Tahun di Indonesia
Indonesia Peringkat 3 TBC Dunia: Setahun 93.000 Meninggal Setara 11 Kematian per Jam
5 Ciri-Ciri TBC yang Perlu Diwaspadai, Jangan Disepelekan
Kasus Covid-19 Melandai, Garut Dibayangi TBC dan DBD
Menko PMK Khawatirkan Tingginya Kasus TBC Berisiko Tulari Anak-anak