LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. KHAS

'Bom' CC4 dalam perangko ajaib dari negeri tulip

Daya efeknya tiga kali lipat dari pil ekstasi. Pemakainya akan berhalusinasi tinggi dan bisa mati.

2015-04-20 06:10:12
Kasus Narkoba
Advertisement

Sorotan lampu disko menyamarkan seisi ruangan. Dentuman musik tanpa lirik membikin suasana semakin liar. Malam itu, para pengunjung di sebuah klub malam sedang memanas, penuh sesak pada akhir pekan di sebuah diskotek di ibu kota. Tak elak, alkohol dan 'vitamin' jadi menu utama bagi penggilanya.

Perawakannya memang samar. Sebagai lelaki kantoran di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan, saban hari tampilannya necis. Kerap memakai kemeja dengan serasi terikat dasi. Namun, lepas dari itu semua, akhir pekan sudah khusus dijadwalkan menikmati musik 'ajeb-ajeb' di diskotek malam di kawasan Jakarta Barat buat penghilang penat. Son, demikian nama samarannya. Dia mengaku sudah menelan segala macam barang haram di dalamnya, termasuk paling anyar CC4.

"Yah biar klop, sama kondisi apalagi yang dicari kalau bukan begituan," ujarnya kepada merdeka.com di Jakarta, pekan lalu. Lelaki berusia 32 tahun itu menegaskan, hampir dua bulan lalu, temannya, seorang pemasok barang setan itu pernah menawarkan barang.

Pertama kali dia telan efek rasanya memang lebih 'kencang' dibandingkan ekstasi. Dibungkus kantong klip kecil, isinya sebuah kertas kecil ukuran tak sampai lima sentimeter dengan pinggiran bergerigi hampir serupa bak perangko.

"Sobek kecil, dua kali ujung kuku. Cobanya emang rada takut. Soalnya enggak pernah lihat juga nanti lewat (meninggal) lagi," ujarnya tertawa. Son bersama tiga temannya menelan barang haram sama pun masih menyisakan potongan kecil ukuran separuh kartu inti (sim) telepon selular.

"Pakainya, biar cepat larut sama naik cepat memang disuruhnya di bawah lidah, tapi ada teman taruh di atas lidah juga sama aja," ujarnya. Dia mengaku rasanya memang berbeda seperti 'cece' sebutan lain buat ekstasi dan sekuat serbuk kaca sabu-sabu.

Untuk ongkos yang dibayar buat selembar CC4 atau biasa Son menyebutnya dengan sebutan 'bom' memang lebih mahal. Diambil dari tangan bandarnya dia mengeluarkan Rp 750 ribu. Buat fulus memang berlipat-lipat dari harga 'vitamin'. Dibandingkan dengan ekstasi minimal seharga Rp 100-200 ribu.

Pengunjung setia seperti Son dan temannya tak sulit mencari barang-barang narkotik dan sejenisnya. Baginya fulus memang bukan masalah, tapi selera jadi persoalan. Pria berambut klimis itu tak begitu menyukai CC4. Dia lebih memilih 'roda' sebutan lain ekstasi karena berbentuk sama. "Penasaran aja ditawarin. Tapi abis itu enggak tahu kenapa, juara ekstasi," ujarnya polos.

Pihak aparat Kepolisian belum lama ini membongkar sindikat Narkoba jenis baru bernama CC4. Berawal dari penggerebakan sejumlah aparat di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Seorang kaki tangan jaringan narkoba kelas kakap, Freddy Budiman, kedapatan menyimpan dan mengedarkan sebuah narkoba berbentuk perangko. Napi Lapas keamanan maksimal Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah, itu disinyalir membawa berasal dari negeri tulip.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso menyebut CC4 merupakan narkotika kelas satu. Daya efeknya tiga kali lipat dari pil ekstasi. Pemakainya akan berhalusinasi tinggi dan bisa mati. "Barang ini dibawa dari Belanda," ungkap Budi Waseso di Cengkareng, Jakarta, Selasa Pekan lalu.

Baca juga:
CC4 kerap diedarkan di diskotek
Limbad jual ganja palsu dari daun gumitir dicampur pakan burung
Simpan paket ganja 4 kg, buruh Bekasi diringkus polisi
Polresta Banda Aceh bekuk anggota Polda terkait narkoba
Bos kayu di Pare pasok sabu ke indekos, beli dengan sistem ranjau
Anggota Polda Aceh terlibat narkoba terancam dipecat

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.