LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Gejala Hamil Muda yang Perlu Diperhatikan, Ketahui Cara Mengatasi Gangguannya

Gejala hamil muda yang sering muncul bisa beragam. Mulai dari gejala kram dan munculnya bercak darah di awal kehamilan, haid yang terlewat, mual dan muntah, hingga gejala perut kembung dan sembelit.

2021-02-15 11:30:00
Jateng
Advertisement

Kehamilanmerupakan salah satu momen yang sering ditunggu oleh sebagian besar pasangan. Terutama bagi pasangan yang baru saja menikah, tentu kehadiran seorang anak ke di tengah-tengah keluarga selalu ditunggu. Tidak heran jika banyak pasangan melakukan beragam cara untuk segera mendapatkan kehamilan.

Meskipun begitu, terkadang ketika sudah mendapatkan kehamilan justru pasangan atau wanita yang sedang hamil tidak menyadari kondisi tersebut. Bagi sebagian wanita bahkan tidak merasakan perubahan yang mencolok di awal kehamilan. Tidak jarang, hal ini justru menyebabkan keguguran karena tidak adanya kesadaran dan kehati-hatian untuk menjaga kandungan di awal kehamilan.

Dengan begitu, perlu diketahui berbagai gejala hamil muda yang sering terjadi. Hal ini bisa membantu Anda untuk mendeteksi lebih dini saat mendapatkan kehamilan. Semakin cepat terdeteksi, tentu dapat meningkatkan kehati-hatian Anda untuk menjaga janin dalam kandungan agar tetap sehat hingga persalinan.

Advertisement

Gejala hamil muda yang sering muncul bisa beragam. Mulai dari gejala kram dan munculnya bercak darah di awal kehamilan, haid yang terlewat, mual dan muntah, hingga gejala perut kembung dan sembelit. Selain mengetahui berbagai gejala hamil muda, Anda juga bisa menyimak cara tepat untuk mengatasi berbagai gangguan yang ditimbulkan masing-masing gejala.

Melansir dari Healhtline, berikut kami merangkum beberapa gejala hamil muda dan cara mengatasinya yang perlu Anda ketahui.

Advertisement

Kram dan Muncul Bercak

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Subbotina Anna

Gejala hamil muda yang pertama adalah kram dan muncul bercak darah di awal kehamilan. Telur yang telah dibuahi menciptakan blastokista (sekelompok sel berisi cairan) yang akan berkembang menjadi organ dan bagian tubuh bayi.

Sekitar 10 hingga 14 hari (minggu ke-4) setelah pembuahan, blastokista akan ditanamkan di endometrium atau lapisan rahim. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan implantasi yang sering disalahartikan di awal kehamilan.

Kondisi ini normal, namun Anda perlu menghindari kebiasaan merokok, minum alkohol, atau menggunakan obat-obatan terlarang karena akan meningkatkan risiko pendarahan hebat.

Haid Terlewat

Gejala hamil muda berikutnya adalah siklus haid yang terlewat. Setelah implantasi selesai, tubuh Anda akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini membantu tubuh menjaga kehamilan. Ini juga memberitahu ovarium untuk berhenti melepaskan telur matang setiap bulan.

Anda kemungkinan besar akan melewatkan menstruasi, empat minggu setelah pembuahan. Jika Anda mengalami menstruasi tidak teratur, Anda sebaiknya melakukan tes kehamilan untuk memastikannya.

Peningkatan Suhu Tubuh

Gejala hamil muda juga bisa berupa peningkatan suhu tubuh selama awal kehamilan. Suhu inti tubuh Anda juga dapat meningkat dengan lebih mudah selama berolahraga atau dalam cuaca panas. Selama waktu ini, Anda harus memastikan untuk minum lebih banyak air dan berolahraga dengan hati-hati.

Kelelahan

© maltatoday.com

Tubuh yang sering mengalami kelelahan juga merupakan salah satu gejala hamil muda yang bisa diperhatikan. Gejala ini biasa terjadi pada awal kehamilan. Kadar progesteron Anda akan melonjak, yang bisa membuat Anda merasa mengantuk.

Usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup untuk mengurangi efek buruk dari kelelahan. Pastikan ruangan kamar sejuk untuk meningkatkan kenyamanan.

Peningkatan Detak Jatung

Gejala hamil muda selanjutnya juga berupa peningkatan detak jantung. Sekitar minggu ke 8 hingga 10, jantung Anda mungkin mulai memompa lebih cepat dan lebih keras.

Palpitasi dan aritmia sering terjadi pada kehamilan yang tidak lain disebabkan oleh hormon. Jika Anda memiliki masalah jantung yang mendasari, dokter Anda dapat membantu mengawasi obat-obatan dengan dosis rendah.

Perubahan Payudara

Gejala hamil muda yang perlu diperhatikan berikutnya adalah adanya perubahan payudara. Perubahan payudara dapat terjadi antara minggu ke-4 dan ke-6. Di mana bentuk payudara akan mengembang dan mempunyai tekstur lebih lembut karena perubahan hormon yang terjadi. Ini kemungkinan akan hilang setelah beberapa minggu ketika tubuh Anda telah menyesuaikan diri dengan hormon.

Perubahan puting dan payudara juga bisa terjadi sekitar minggu ke-11. Hormon terus menyebabkan payudara Anda tumbuh. Areola - area di sekitar puting susu - dapat berubah warna menjadi lebih gelap dan membesar. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan ketika Anda mengalami kondisi ini:

  • Atasi nyeri payudara dengan membeli bra maternitas yang nyaman dan mendukung. Bra katun tanpa kabel sering kali merupakan yang paling nyaman.
  • Belilah bantalan payudara yang pas dengan bra Anda untuk mengurangi gesekan pada puting dan nyeri puting.

Perubahan Mood

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Perubahan mood juga tentu sering terjadi sebagai gejala hamil muda. Seiring meningkatnya hormon estrogen dan progesteron, suasana hati cenderung cepat berubah-ubah. Biasanya, Anda akan lebih emosional dan reaktif. Perubahan suasana hati biasa terjadi selama kehamilan dan dapat menyebabkan perasaan depresi, lekas marah, cemas, dan euforia.

Sering Buang Air Kecil

Gejala hamil muda berikutnya adalah sering buang air kecil. Selama kehamilan, tubuh Anda meningkatkan jumlah darah yang dipompa. Hal ini menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya, yang menyebabkan lebih banyak cairan di kandung kemih Anda. Berikut beberapa cara mengatasi sering buang air kecil selama kehamilan yang dapat dilakukan:

  • Minumlah sekitar 300 mL (sedikit lebih dari satu cangkir) cairan ekstra setiap hari.
  • Segera ke kamar mandi jika ingin buang air kecil, sebaiknya tidak ditahan agar mengurangi risiko gangguan kandung kemih.

Kembung dan Sembelit

Kembung dan sembelit juga termasuk salah satu gejala hamil muda yang perlu diperhatikan. Mirip dengan gejala menstruasi, kembung bisa terjadi selama awal kehamilan. Ini mungkin karena perubahan hormon, yang juga dapat memperlambat sistem pencernaan Anda. Akibatnya, Anda mungkin merasa sembelit dan tersumbat.

Morning Sickness

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Gejala hamil muda paling sering terjadi adalah morning sickness. Gejala mual dan muntah biasanya berkembang sekitar minggu ke-4 sampai ke-6. Walaupun disebut mual di pagi hari atau morning sickness, bisa terjadi kapan saja, siang atau malam.

Tidak jelas persis apa yang menyebabkan mual dan mual di pagi hari, namun hormon tentu memainkan peranan besar dalam hal ini. Berikut tips mengatasi morning sickness di awal kehamilan yang bisa dilakukan:

  • Simpan satu paket biskuit asin di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sebelum Anda bangun untuk membantu meredakan mual di pagi hari.
  • Tetap jaga hidrasi tubuh dengan minum banyak air.
  • Hubungi dokter Anda jika Anda tidak dapat menahan cairan atau makanan.

Tekanan Darah Tinggi dan Pusing

Tekanan darah tinggi dan gejala pusing juga sering terjadi sebagai gejala hamil muda yang perlu diperhatikan. Sebagian besar kasus, tekanan darah tinggi atau normal akan turun pada tahap awal kehamilan. Ini juga dapat menyebabkan perasaan pusing, karena pembuluh darah Anda melebar. Berikut beberapa cara mengatasi gejala pusing yang terjadi di awal kehamilan:

  • Pilih olahraga ringan yang ramah untuk kondisi kehamilan
  • Anda bisa mengecek tekanan darah secara teratur.
  • Tanyakan kepada dokter Anda tentang pedoman diet pribadi untuk membantu mengurangi tekanan darah.
  • Minum cukup air dan konsumsi makanan secara teratur untuk membantu mencegah gejala pusing. Berdiri perlahan saat bangun dari kursi juga dapat membantu.

Sensitif Terhadap Bau

Gejala hamil muda yang terakhir namun tidak kalah penting adalah sensitif terhadap bau. Sensitivitas bau adalah gejala awal kehamilan yang kebanyakan dilaporkan. Kepekaan penciuman yang semakin meningkat di awal kehamilan, bisa memicu gejala mual dan muntah.

Ini juga dapat menyebabkan ketidaksukaan yang kuat pada makanan tertentu. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa wanita hamil cenderung menilai bau lebih kuat selama trimester pertama.

(mdk/ayi)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.