Prijanto: Ada hubungan erat antara Ahok, Sunny & Agung Podomoro
Dugaan hubungan erat itu karena laporannya soal dugaan kecurangan APL pada lahan BMW tak ditindaklanjuti.
Mantan Wagub DKI Prijanto mengungkap tindakan curang pengembang PT Agung Podomoro (PT APL) Land terkait kewajiban yang harus diberikan ke Pemprov DKI setelah diizinkan melakukan reklamasi. Dikatakannya, PT APL telah memberikan sebidang tanah bodong kepada Pemprov DKI.
Hal tersebut diungkapkan mantan Prijanto dalam diskusi radio, Sabtu (9/4). Ia menjelaskan, selain tanah bodong, luas tanah yang wajib diserahkan PT APL tidak seluas 26 hektar, melainkan 12 hektar.
"Berarti yang 12 hektare bodong menurut saya," kata Prijanto.
Satu lagi kebohongan PT APL, lanjut Prijanto adalah, saat dicek ke lokasi-lokasi kepemilikan lahan yang dikenal dengan Taman BMW, yang disebut dimiliki oleh 5 orang, setelah dikroscek, kelima orang itu mengaku bukan pemilik tanah. Selain itu dalam surat bukti kepemilikan tanah, tanda tangan kelima orang tersebut telah dipalsukan.
Mendapati temuan tersebut, Prijanto kemudian melaporkan ke Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu masih menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. Namun Prijanto tidak langsung menemui Ahok, namun melalui perantara Sunny Tanuwidjaja yang dikenalnya sebagai staf khusus.
"Anehnya ketika saya bilang Sunny, saya ceritakan Sun baca ini. Mengapa saya lewat Sunny, karena saya tahu Sunny itu adalah Staf pribadinya Pak Ahok. Kalau saya ke kantor, dia mesti ada di situ, dan kalau saya ke Ahok itu mesti dominan Pak Ahok makanya saya panggil Sunny saja, suruh baca dokumen ini teliti. Bener setelah tahu itu bodong, Sunny enggak ngomong bodong," paparnya.
Namun, lanjutnya dalam sebuah acara makan malam, Ahok mengatakan, berdasarkan serah terima tanah oleh PT APL, Sunny menjelaskan kepadanya bahwa tidak ada kesalahan dalam. "Pak Ahok bilang, lah kok Sunny mengatakan tidak ada korupsi, bahwa serah terima pengembang Podomoro sudah bener darimana?" ujarnya.
Purnawirawan TNI ini menjelaskan, ada hubungan erat antara Ahok, Sunny, dan PT APL. Ia membantah pernyataan Ahok yang menyebut Sunny hanya orang biasa, sama seperti anak magang di Balai Kota.
"Itu lah, Sunny bukan PNS, saya katakan. Ada hubungan yang erat antara Pak Ahok, Sunny dan Agung Podomoro Land," ujarnya.
Baca juga:
Prijanto minta Ahok tak mudah beri izin reklamasi
Prijanto sebut Agung Podomoro pernah ikut rapat penting Pemprov DKI
Hanura sebut raperda reklamasi pulau dipaksakan
Prijanto duga eksekutif terlibat korupsi reklamasi pulau
NasDem minta Ahok tak lagi ngotot lanjutkan proyek reklamasi
Ahok tuding LSM teriak soal reklamasi minta sesuatu dari pengembang
Ada praktik suap, Ahok tetap ngotot proyek reklamasi harus lanjut