LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ini komentar nyeleneh Ahok disebut Prasetyo ngidam tokek

Prasetyo sangat kesal dengan bicara Ahok yang tak beretika sebagai kepala daerah.

2015-03-25 17:22:52
Ahok vs DPRD DKI
Advertisement

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, sempat curhat sulitnya berkomunikasi yang santun dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Saking kesalnya, dia sempat mengungkapkan mungkin waktu dalam kandungan orang tua Ahok, sapaan Basuki, ngidam Tokek.

Saat dimintai tanggapannya, Ahok tertawa terbahak-bahak. Dia lantas menceritakan kehidupan masa kecil saat tinggal di Gantong, Belitung. Katanya, di sana memang banyak tokek. Bahkan almarhum ayahnya selalu memberitahu keberadaan hewan tersebut kepadanya saat berbunyi.

"Emang di rumah saya di Gantong banyak tokek, jadi kalau tokek bunyi, bapak saya bilang, nah tuh bunyi tuh, artinya kamu bisa jadi orang kaya," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/3).

Karena bingung, akhirnya mantan Bupati Belitung Timur ini menanyakan maksud sang ayah.

"Kenapa pak? Karena tokek itu panggilan 'tau ke' 'tau ke'. Nah 'tau ke' itu artinya bos, di kampung saya tau ke itu bos," jelasnya.

Suami Veronica Tan ini akhirnya tidak menanggapi sindiran Prasetyo pada dirinya. Dia malah senang mendengarnya.

"Makanya paling seneng kalau tokek bunyi, bisa bunyi 'tau kek'," tutupnya.

Sebelumnya, Prasetyo menanyakan,? bagaimana menjalin komunikasi antara Basuki atau akrab disapa Ahok dengan legislatif. Karena dia tidak bisa menghentikan mantan Bupati Belitung Timur itu berhenti berkomentar.

"Gimana caranya pak meng-keep mulutnya itu? Mungkin dia lahirnya ngidam Tokek. Setiap orang diam, dia mulai bunyi, bawaannya curiga mulu," ungkapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (25/3).

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, Ahok dapat memperbaiki cara komunikasi antara legislatif dan eksekutif. Karena dia yakin, akan bertemu lagi pada saat pembahasan APBD Perubahan.

"Kan APBD-P nanti dia harus bahas dengan kami," tutupnya.

Baca juga:
'Dalam Tap MPR dan UU Pemda, kepala daerah harus jaga etika'
Ketua DPRD DKI: Gue masalah angket nggak ikut-ikut
Ketua DPRD DKI: Mungkin Ahok lahirnya ngidam Tokek
Bareskrim sebut pengadaan UPS rugikan uang negara hingga Rp 50 M
Ketua panitia angket tak masalah tidak diliput media
Gerindra tegaskan hak angket cuma cari kesalahan Ahok
Dukung Ahok, NasDem minta kerja tim angket jangan diberi panggung

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.