Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua panitia angket tak masalah tidak diliput media

Ketua panitia angket tak masalah tidak diliput media Gedung DPRD DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus meminta media untuk membatasi pemberitaan untuk panitia angket. Namun, Ketua panitia angket M Ongen Sangaji menanggapi hal tersebut dengan santai.

Ongen mengatakan, pihaknya tidak pernah meminta kepada media untuk meliput kegiatan mereka. Sehingga dia tidak masalah jika tidak dipublikasi hasil pembahasan mereka.

"Saya kan gak pernah minta temen-temen untuk bicara sama saya," ungkapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (25/3).

Mengenai tudingan Basuki atau akrab disapa Ahok bahwa panitia angket sudah tidak memiliki alasan untuk melanjutkan kerjanya, politisi Hanura ini cuek. Bahkan dia meminta untuk menunggu proses yang tengah dilanjutkan hingga pekan depan.

"Nanti kita lihat aja, ada landasan hukumnya atau tidak? Makanya hari ini panggil tim ahli agar nanti bisa lihat ada landasan hukum atau tidak," tutup Ongen.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta terus melanjutkan proses penyelidikan yang dilakukan panitia angket terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Bahkan, kini mereka mulai melakukan jajak pendapat bersama para ahli hukum tata negara dan komunikasi politik.

Basuki atau akrab disapa Ahok menegaskan, media seharusnya tidak perlu membahas lebih lanjut mengenai apa yang tengah dilakukan panitia angket. Karena baginya hak angket sudah tidak ada taringnya.

"Aduh aku gak mau ngomongin angket-angket lagi dah pusing amat itu angket udah angket apalagi, angket APBD udah selesai. Saya kira wartawan gak usah kasih panggung-panggung angket lagi lah, orang-orang kurang kerjaan gitu," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/3).

Menurutnya, pembahasan hak angket sudah selesai ketika Kementerian Dalam Negeri telah melakukan evaluasi RAPBD DKI Jakarta 2015. Bahkan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta telah melakukan pembahasan evaluasi tersebut.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP