Ini awal kisruh APTB dan Ahok versi Organda
Ahok mengancam akan menyetop operasional APTB di Jakarta.
Organda DKI menyampaikan sikapnya menanggapi berbagai macam kritik Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Hubungan Organda dan Ahok, sapaan Basuki, belakangan memanas karena organisasi angkutan itu menolak usulan penerapan tarif per kilometer pada Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APBT).
Pihak Organda menjelaskan awal mula sikap mereka soal tarif per kilometer untuk APTB. Mereka mengakui pernah diundang Dinas Perhubungan DKI pada 15 Januari untuk membahas rencana aturan itu.
"Kami ikut partisipasi melayani kebutuhan masyarakat yang terintegrasi melalui busway. Tapi harus penuhi standar layanan minimum yang ada di Transjakarta. Maka Dishub undang kami dan organda, serta operator APTB," kata Ketua Organda DKI, Shafruhan Sinungan, saat jumpa pers di kawasan Halim, Jakarta Timur, Kamis (7/5).
Setelah pertemuan itu, lanjut dia, Organda kembali diundang rapat. Pada rapat selanjutnya hadir operator, pihak Dishub dan dirut Transjakarta untuk membicarakan soal trayek APTB.
Setelah diikuti ternyata pembahasan tak sesuai yang dijadwalkan malah meminta Organda berpikir pada opsi yang ditawarkan pemprov DKI yakni penerapan tarif per kilometer.
Saat itu pula, tambahnya, Organda hanya diberikan dua opsi. Pertama masuk ke Jakarta dan dibayar per kilometer atau yang kedua opsinya yaitu hanya sampai di pinggiran.
Opsi itu mereka nilai begitu mendadak dan membingungkan. Meski belum menentukan pilihan, Organda DKI memastikan dua pilihan itu sama-sama tak menguntungkan.
"Saat rapat tersebut seluruh organda dan kami sempat bingung, kenapa cuma dua opsi. Karena ini kan bicara pelayanan bagi masyarakat. Jadi kami ditawarkan dua pilihan yang sama-sama merugikan bagai makan buah simalakama," terangnya.
Tapi belum bersikapnya Organda membuat Ahok sedikit emosi. Dia pun mengancam akan menyetop operasional APTB di Jakarta.
Baca juga:
Ridwan Kamil kuat di tata kota, tapi lemah atasi persoalan politik
DPRD cuek Ahok bikin pergub buat dasar hukum program DKI
Cyrus: Ridwan Kamil & Risma saingan terkuat Ahok di Pilgub DKI 2017
Ahok ancam pecat pegawai yang main mata dengan wajib pajak
Ahok: Kalau ibu-ibu PKK cuma ikut acara perlombaan, bubarin saja
Ahok sindir Organda DKI: Selama 10 tahun beres enggak, kerjanya apa?
Jika tak mau ikut aturan main, Organda DKI bakal didepak Ahok