Ingin bus berkualitas, Ahok ajak Mercedes Benz gabung Transjakarta
Ahok senang dengan prototype yang ditawarkan Mercedes karena menghadap depan.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, bersama Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono menerima perwakilan Mercedes Benz pagi ini. Perwakilan Mercedes itu membawa prototype bus keluaran pabrik kendaraan terkemuka asal Jerman itu karena diminta Ahok, sapaan Basuki.
Permintaan ini seiring dengan rencana Ahok menambah bus Transjakarta dengan merek ternama. Ahok ingin Mercedes bergabung dengan PT Transjakarta. Mantan bupati Belitung Timur ini ingin ada 3-4 pabrikan kendaraan kelas dunia yang bergabung dan bersaing menyediakan bus yang baik dan berkualitas untuk Jakarta.
"Ini prototype. Mercedes kan aku bilang sama Mercy, Scania sudah masuk, Man sudah masuk. Mercy masuk dong, main ke Transjakarta. Supaya bersaing kan. Kalau cuma 2 merek kan kurang. Kalau ada 3 merek, ada Hino, ada 4 merek kelas dunia lebih bagus kan, jadi bikinin," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Rabu (15/6).
Ahok pun sempat masuk dan melihat-lihat bagian interior bus berukuran besar itu. Di dalam bus, Ahok menilai posisi kursi yang menghadap ke depan sudah sesuai dengan yang dia inginkan. Dengan formasi demikian, katanya, penumpang akan dibuat nyaman dan santai.
"Jadi saya bilang, saya mau kursinya hadap depan semua. Kalau hadap-hadapan kan kejepit paha orang. Dirinya enggak enak juga, bisa sih emang. Cuma kalau duduk gini (hadap depan) kan lebih santai. Kalau duduk hadap depan mau duduk nyandar juga bisa nyaman," terangnya.
Baca juga:
2 Hari sterilisasi jalur Transjakarta, 402 pemotor langgar aturan
Polisi sulit sterilisasi lima jalur busway karena minim separator
Sterilisasi jalur busway, Ahok apresiasi polisi langsung tilang
Transjakarta akan tambah rute Terminal Depok-Cililitan
Biar macet, lajur busway diupayakan bersih dari kendaraan pribadi
Satpol PP dan Dishub DKI jaga jalur Transjakarta sampai malam
Steril jalur busway jangan cuma musiman