DPRD DKI temukan banyak program rangkap di RAPBD DKI 2016
Lulung juga mengkritik pihak SKPD yang tidak bisa mempresentasikan program kerjanya di hadapan anggota dewan.
Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI Jakarta tahun 2016 masih terus berlangsung. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung menilai masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan pihak pemprov.
Lulung mengatakan saat ini pihaknya tengah membahas KUA-PPAS karena berdasarkan draft yang diajukan oleh Pemprov DKI Jakarta masih banyak perbaikan. Menurut Lulung, Pemprov DKI Jakarta dinilai tidak bisa menjelaskan dan meyakinkan DPRD terkait usulan yang diajukan.
"Proses masih membahas KUA-PPAS karena sekarang itu sampai satuan 2. Itu juga kita evaluasi kemarin kebanyakan itu mereka (SKPD) tidak bisa presentasi," kata Lulung saat ditemui di Kantor BPK DKI Jakarta, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu, (28/10).
Selain itu, poin yang dievaluasi oleh DPRD, menurut politisi PPP ini adalah terkait program yang rangkap dan dinilai kurang efektif.
"Perinciannya sendiri kami memang pangkas hal-hal yang apa artinya, rangkap program kita pangkas, kemudian ada hal-hal juga menyangkut banyak aspek," tegas Politisi PPP ini.
Baca juga:
Soal dana operasional Rp 54 M, Ahok tegaskan 'ini untuk bantuan'
M Taufik protes biaya operasional Ahok-Djarot terlalu besar
Ahok girang, tanda tangan Prasetyo percepat APBD-P 2015 disahkan
Belum disahkannya APBD-P 2015 DKI dinilai karena nuansa politis
Bantah Kemendagri, Ahok sebut ganti SKPD agar penyerapan maksimal
Penyerapan anggaran rendah, DPRD sebut Ahok gagal kelola APBD