Djarot: PNS tak kerasan tinggal di DKI silakan keluar, senang saya
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku belum mendapatkan laporan secara detail soal PNS yang tidak masuk alias bolos di hari pertama masuk kerja usai liburan lebaran. Meski demikian, Ia menegaskan jika PNS yang bolos akan dipotong tunjangan kinerja daerah (TKD).
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku belum mendapatkan laporan secara detail soal PNS yang tidak masuk alias bolos di hari pertama masuk kerja usai liburan lebaran. Meski demikian, Ia menegaskan jika PNS yang bolos akan dipotong tunjangan kinerja daerah (TKD).
"Saya belum dapat laporan secara detail. Secara global okelah. Ada 1.000 lebih, bagus, enak banget, nanti detail kayak apa, tinggal potongin aja duitnya, TKD-nya, masuklah kas daerah, ya enggak? Sambil beri peringatan pertama, kedua, setelah itu saya panggil," kata Djarot di kantor Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (4/7).
Djarot pun menegaskan kepada PNS yang membolos jika tidak merasa nyaman di Jakarta. Djarot mempersilakan untuk warganya untuk keluar dari Ibu Kota Jakarta.
"Kalau enggak kerasan tinggal di Jakarta, enggak kerasan di Pemprov Jakarta, ya silakan keluar. Enak toh, senang saya, bagus," tegas Djarot.
Djarot mengatakan ia tinggal melihat datanya saja dan kemudian uang yang dipotong akan dimasukkan ke dalam kas daerah.
"Enak banget aku. Nanti liat kaya apa tinggal potongin aja duitnya TKD-nya. Masuklah kas daerah sambil diberi peringatan pertama kedua," kata Djarot.
Djarot menyebutkan dari data tahun lalu dan tahun ini berkurang, ia merasa senang dan bangga atas kinerja PNS. "Tahun lalu lebih banyak. Jadi berkurang. Bagus sekali. Seneng aku, semakin kita pecat makin ramping," ujar Djarot.
Djarot mengatakan jika ia sudah memberikan cuti selama 10 hari. Hal ini agar mengurangi kekurangan libur bekerja. Karena Djarot sendiri menyadari jika 10 hari libur itu sudah lama.
"Bayangin sudah cuti 10 hari libur apa masih kurang. Apa perlu 15 hari 30 hari. Saya aja 10 hari bingung mau ngapain," kata Djarot.
Djarot mengatakan jika pertama ia enggak ada libur, enggak ada jam kerja dari pagi sampai malam.
"Sampai dikira saya pulang jam 10 malam itu kemudian di rumah nganggur ngerjain surat-surat disposisi apalagi sekarang sendiri, lonely," tutup Djarot.
Baca juga:
Soal dewan museum, Djarot sebut DKI sudah ada tim ahli cagar budaya
Djarot larang pendatang baru bangun gubuk liar di Jakarta
Djarot perintahkan camat, lurah monitor & data pendatang baru
Djarot sebut 2,2 juta pemudik belum kembali ke Jakarta
Djarot halalbihalal dengan PNS DKI
Djarot sampaikan salam Ahok dan bakal potong TKD PNS yang bolos