LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Djarot janji renovasi total Pasar Palmerah karena terlihat kuno

"Pedagang ingin revitalisasi, terutama ingin nyaman dan aman. Kalau lihat dari lantai ke lantai konsepnya kuno. Program ke depan untuk renovasi total," ucap Djarot

2016-12-13 20:00:00
Jakarta
Advertisement

Usai menghadiri sidang perdana kasus pengadangan kampanye di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kembali melanjutkan aktivitas kampanye di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (13/12).

Ketika melihat kondisi Pasar Palmerah secara langsung, Djarot menjanjikan akan renovasi total pada pasar tersebut. Sebab, menurutnya konsep Pasar Palmerah dinilai masih kuno.

"Pedagang ingin revitalisasi, terutama ingin nyaman dan aman. Kalau lihat dari lantai ke lantai konsepnya kuno. Program ke depan untuk renovasi total," ucap Djarot kepada awak media di Pasar Palmerah.

Menurutnya, saat pertama kali menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, dirinya telah meminta kepada BUMD PD Pasar Jaya untuk segera merenovasi Pasar Palmerah. Namun hingga saat ini, pasar tersebut masih terlihat kurang terawat.

Djarot berjanji, ketika dirinya aktif kembali menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Februari 2017, dirinya akan segera merenovasi pasar tersebut.

"Makanya, ini kita menghadapi Asian Games 2018, pasar tradisional harus siap menjadi tempat wisata juga. Kita mau, para atlet itu datang belanja ke pasar tradisional. Biar mereka ingat terus sama DKI, sama Pemprov," lanjutnya.

Selain berdialog dengan para pedagang, Djarot juga sempat membeli buah-buahan untuk dibawa pulang. Djarot mengaku lebih memilih membeli di pasar tradisional dibanding swalayan. Sebab, menurutnya di pasar tradisional para pembeli dapat melakukan interaksi dengan para pedagang yakni tawar menawar.

"Ini ada nanas, jeruk. Di pasar, buahnya kelihatan lebih segar ketimbang di swalayan. Terus bisa nawar, inilah seninya belanja di pasar tradisional, beda di supermarket. Mana bisa nawar kita," tandas Djarot.

Baca juga:
Djarot sebut testimoni Ahok ungkapan isi hati dan jujur apa adanya
Djarot tegaskan bakal kawal warga belum terdaftar di KPU DKI Jakarta
NS soal pengadangan: Tujuan bukan ke Pak Djarot, saya minta maaf
Pengadang Djarot kampanye ngaku hanya sampaikan aspirasi kasus Ahok
NS, tukang bubur adang Djarot saat berkampanye disidang di PN Jakbar

(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.