Ahok kritik loket pembayaran pakai jeruji seperti zaman Belanda
Ahok menargetkan, semua pelayanan di kantor kelurahan dan kecamatan akan menyerupai bank paling lama akhir tahun 2015.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menginginkan, ke depannya, setiap loket pelayanan yang ada di kantor kelurahan dan kecamatan menyerupai kantor bank. Selama ini, loket kantor pelayanan pemerintah daerah di DKI yang menggunakan jeruji, serupa dengan zaman kolonial.
"Loket seperti Belanda, pakai jeruji. Masa 70 tahun Indonesia merdeka masih pakai jeruji. Coba kamu lihat museum bank, juga gitu tuh zaman dulu," kata Ahok saat meresmikan kantor pelayanan Samsat Kecamatan dan Provinsi DKI Jakarta di Kecamatan Penjaringan, Jumat (18/9).
Ahok menargetkan, semua pelayanan di kantor kelurahan dan kecamatan akan menyerupai bank paling lama akhir tahun 2015. "Tahun ini kecamatan kelurahan harus menyerupai bank," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Agus Bambang Setiowidodo menjelaskan, saat ini baru lima kantor kecamatan yang melayani pembayaran surat kendaraan bermotor. Kelima kantor kecamatan yaitu Lima kantor Samsat , Kecamatan Kemayoran, Kecamatan Penjaringan, Kecamatan Kebon Jeruk, Kecamatan Pasar Minggu, dan Kecamatan Pulogadung.
Pelayanan pembayaran surat kendaraan bermotor di kantor kecamatan dimaksudkan untuk mempermudah warga. Selain itu, kemudahan tersebut diharapkan pendapatan daerah dari sektor pajak.
Baca juga:
Tunjungan DPR naik, Ahok sebut, 'boleh asal ada pembuktian terbalik'
Kapolda sebut bayar pajak kini tak lagi menakutkan seperti dulu
Bayar pajak di kecamatan, Ahok sebut bila perlu warga tak usah jalan
Ahok membara ditantang Sandiaga Uno!
Besok, Ahok dan Irjen Tito duet buka pelayanan pajak di Penjaringan
Pasang foto soal antiAhok, Politisi PDIP bantah dukung Lawan Ahok
Kenapa sopir Metromini dan Kopaja ugal-ugalan di jalan?