Ahok kesal warga sering buang sampah sembarangan di taman dan sungai
"Jangan mentang-mentang sudah ada petugas kebersihan, masyarakat boleh buang sampah sembarangan."
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menegaskan, pentingnya kesadaran dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan harus ditekankan kepada warga ibu kota.
Sebab, lanjut Ahok, jangan mentang-mentang pihaknya sudah memberdayakan pekerja harian lepas (PHL) untuk mengurusi masalah kebersihan, warga DKI bisa seenaknya saja membuang sampah sembarangan.
"Masyarakat juga kalau main ke taman diimbau jangan buang sampah sembarangan. Pembantu di rumahmu juga akan stres kalau semua anak buang sampah," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Kamis (23/7).
"Jangan mentang-mentang sudah ada petugas kebersihan, masyarakat boleh buang sampah sembarangan. Itu yang kami imbau," katanya menambahkan.
Selain sampah di Jakarta Kota, Ahok juga mengeluh masalah kotornya perairan di Kepulauan Seribu akibat sampah. Karena menurutnya, selain dari Jakarta, sampah-sampah di perairan sekitar pulau-pulau itu juga berasal dari beberapa kota-kota di sekitar DKI Jakarta.
"Saya belum kepikiran cara bersihin sampah dalam laut gimana, kita siapin rumpon-rumpon aja nanti. Soalnya ini kan ada dari kiri dan kanan, ada dari Banten, Jabar, karena memang seharusnya semua sungai ngalir ke muara. Kita mau pasang jaring supaya sampahnya nyangkut. Saya belum kepikir bersihin sampah dasar laut, nanti coba diomongin," pungkasnya.
Baca juga:
Ahok sebut hasil audit BPK tendensius & serang dirinya
Mal Tebet Green disegel, karyawan kesal tak ada pemberitahuan
Polda Metro dan Pemprov DKI kerjasama wujudkan program 5 tertib
Langgar izin bangunan, gereja di Jatinegara bakal dibongkar Ahok
Usai disegel, Mal Tebet Green dikembalikan ke Dharma Putra Kostrad
Tak urus sertifikat laik fungsi, Mal Tebet Green disegel
Ahok sebut operasi yustisi agar pendatang tak gelandangan