LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ahok: Banyak tak sanggup jadi lurah karena gak bisa dapat uang enak

"Gak apa-apa, yang ngantre banyak mau naik," ujar Ahok.

2015-03-18 09:20:29
Ahok
Advertisement

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan perombakan jabatan PNS DKI Jakarta besar-besaran pada awal tahun ini. Ternyata banyak pegawai merasa kewalahan dan meminta untuk mundur.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, telah mengetahui perihal tersebut. Dia menegaskan, tidak akan mempertahankan mereka. Sebab masih banyak PNS lain yang menunggu jabatan tersebut.

"‎Gak apa-apa. Banyak yang gak sanggup jadi lurah. Mungkin karena gak bisa dapet duit yang enak lagi, kerja keras. Gak apa-apa, yang ngantre banyak mau naik," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/3).

Ahok telah menduga hal tersebut karena memberikan perlakuan ketat kepada PNS yang selama ini sudah dimanjakan. Terlebih mantan Bupati Belitung Timur ini telah memperketat sistem birokrasi untuk mencegah tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Mungkin banyak yang gak tahan, pagi sampai malam (kerja) terima gaji doang gak mau korupsi. Tapi kan ada juga yang kayak saya gitukan, tapi kan orang aneh-aneh macam-macam," katanya.

Suami Veronica Tan ini mengaku telah mendapatkan pesan singkat elektronik yang meminta berhenti. Beberapa di antara mereka beralasan usia lanjut sehingga tidak sanggup bekerja.

"Mereka gak sanggup, umur. Terlalu tua, dia minta bagian lain. Dia gak sanggup turun terus ke lapangan. Kan lurah camat kami paksa suruh bersihin selokan terus," ujar Ahok.

Baca juga:
Djarot tak ngantor, Ahok lagi-lagi sebut nama Dian Sastro dan Raisa
Mendagri larang Ahok beri makan calon jemaah haji DKI
Minum teh dengan Ahok, Bestari bicarakan gaji pegawai
Empat bulan pimpin Jakarta, Ahok lihat ada PNS DKI remehkan dirinya
Golkar mundur dari hak angket RAPBD DKI 2015, balik dukung Ahok
Ahok: Mantan Dirut Jakpro akan jadi tersangka
APBD 2015 tak jelas, bagaimana nasib pembangunan tanggul di utara?

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.