Ternyata Ini Waktu yang Tepat Ajarkan Anak 'Toilet Training' di Kamar Mandi
Usia tersebut merupakan waktu yang cukup sesuai dengan tumbuh kembang anak.
Mengajarkan anak mandiri sejak dini merupakan salah satu momen penting sebagai orang tua. Salah satunya cara mengajarkan buah hati buang air kecil dan buang air besar di kamar mandi.
Psikolog klinis dan keluarga Pritta Tyas menyarankan orang tua bisa mulai mengajarkan anak melakukan cara buang air kecil maupun buang air besar di toilet atau toilet training pada usia sekitar 2-2,5 tahun. Menurutnya usia tersebut merupakan waktu yang cukup sesuai dengan tumbuh kembang anak.
“Toilet training sebenarnya (bisa) mulainya ini sekitar (usia) 2 sampai 2,5 tahun,” kata Pritta di Jakarta, Minggu (21/7).
Psikolog klinis lulusan Universitas Gadjah Mada menjelaskan hal tersebut masih bisa dilakukan jika orang tua mengajarkan anak buang air di toilet pada usia lebih awal adalah salah. Menurut pengamatan dia, banyak juga orang tua yang mulai mengajarkan anaknya toilet training pada usia 18 bulan.
Waktu Ideal Menurut Psikolog
Usia 2 sampai 2,5 tahun direkomendasikan karena anak dinilai sudah memiliki kemampuan untuk melakukan rangkaian dasar yang dibutuhkan dari proses latihan buang air. Pritta menjelaskan ada beberapa rangkaian yang perlu dilakukan anak dalam menjalani proses toilet training, di antaranya anak mulai dari mengenali sinyal tubuh kapan ingin buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK).
Pada usia mulai 2 tahun, anak sudah mampu melepaskan pakaiannya sendiri sebelum ke toilet, memiliki keseimbangan yang cukup untuk duduk di toilet, membersihkan diri sampai menggunakan pakaian lagi. Selain itu, mengajarkan anak anak untuk bisa buang air sendiri di kamar mandi membutuhkan waktu.
“Itu kenapa (toilet training) mulainya (usia) 2 sampai 2,5 tahun. Karena kalau mulainya terlalu cepat biasanya belum matang proses itu,” kata Pritta.
Jangan Terlambat!
Dia mengingatkan agar orang tua untuk tidak terlambat mengajarkan anak buang air di toilet. Jika terlambat, Pritta khawatir persiapan anak menghadapi masa prasekolah bisa terganggu.
Misalnya, jika orang tua baru mulai toilet training saat usia 3 atau 3,5 tahun, bisa saja ketika anak berusia 4 tahun, ketika anak memasuki usia prasekolah, latihan itu belum selesain.
“Jadi, umur 4 tahun (latihan) belum selesai dia sudah mulai (sekolah) TK (taman kanak-kanak). Kasihan karena mayoritas sudah selesai (toilet training),” tutur Pritta.