Yaman Serang Tel Aviv dan Kapal Induk AS di Laut Merah dengan Drone Tempur
Tentara Yaman mengatakan mereka sedang melaksanakan operasi militer terhadap target militer Israel di Yaffa (Tel Aviv) pakai drone bernama Yaffa.
Angkatan bersenjata Yaman melancarkan serangan udara baru di Tel Aviv (Israel), menargetkan Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai bentuk balasan atas genosida Israel di Gaza, serta keikutsertaan AS dalam membantu serangan keji Israel.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan kemarin, tentara Yaman mengatakan mereka sedang “melaksanakan operasi militer terhadap target militer Israel di Yaffa (Tel Aviv) menggunakan drone yang disebut ‘Yaffa’”, dikutip dari Press TV, Kamis (10/4).
Menurut pernyataan tersebut, tentara Yaman juga melancarkan serangan drone terhadap kapal induk USS Harry S. Truman di utara Laut Merah.
Yaman mengatakan akan melanjutkan operasi pembalasan untuk mendukung penduduk Palestina yang tertindas hingga berakhirnya perang di Gaza.
Sejak Oktober 2023, tentara Yaman melakukan sejumlah operasi untuk mendukung warga Gaza. Selain menargetkan kapal Israel atau kapal-kapal yang menuju pelabuhan di wilayah tersebut, mereka juga menyerang target-target di seluruh wilayah Palestina yang dijajah.
Untuk mendukung Israel, AS mengumumkan pembentukan satuan tugas maritim di Laut Merah pada Desember 2023 guna melindungi jalur kapal yang menuju wilayah Israel.
Menanggapi hal tersebut, tentara Yaman meningkatkan serangan terhadap target strategis dan sensitif milik Israel dan AS
Sebelumnya, tentara Yaman telah menghentikan serangan balasan untuk mendukung jalannya gencatan senjata yang berlaku di Gaza pada 19 Januari. Sampai akhirnya Israel melanggar kesepakatan tersebut pada bulan lalu.
Reporter Magang: Devina Faliza Rey