Yaman Serang Bandara Ben Gurion Israel dengan Rudal Balistik, Sejumlah Bangunan Rusak dan 7 Orang Terluka
Serangan ini memicu kepanikan dan penerbangan ditunda.
Angkatan Bersenjata Yaman menyerang Bandara Ben Gurion Israel di dekat Tel Aviv pada Minggu (4/5). Rudal balistik yang digunakan dalam serangan terbaru ini gagal dicegat sistem Arrow dan THAAD militer Israel yang canggih.
Akibatnya, rudal tersebut berhasil melewati empat lapis pertahanan udara dan mendarat di jantung Bandara Ben Gurion, seperti dikutip dari Press TV, Senin (5/5).
Harian Israel Yedioth Aharonot, mengutip badan kedaruratan, mengatakan sedikitnya tujuh orang terluka dalam serangan tersebut. Sejumlah bangunan di dekat Bandara Ben Gurion, termasuk Institut Beit Rivka, juga rusak akibat kekuatan ledakan tersebut.
Media Israel menerbitkan rekaman dari saat rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman membuat "dampak langsung" di bandara inrternasional tersebut. Laporan mengatakan hulu ledak tersebut menyebabkan gelombang ledakan besar dan gelombang kejut yang terdengar hingga 50 km jauhnya.
"Semua penerbangan masuk dan keluar di Bandara Ben Gurion serta layanan kereta api di area tersebut telah dihentikan," kata laporan tersebut.
Sementara itu, menurut laporan The Cradle, serangan rudal tersebut meninggalkan kawah sedalam 25 meter di sebelah Bandara Ben Gurion.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree, menyampaikan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi bahwa operasi militer terhadap bandara utama Israel dilakukan dengan rudal balistik hipersonik dan "berhasil mengenai sasarannya."
Saree menyampaikan, operasi tersebut dilakukan untuk mendukung rakyat Palestina yang tertindas dan para pejuang mereka di Gaza. Saree juga memperingatkan dalam pernyataannya bahwa Ben Gurion "tidak lagi aman" untuk navigasi udara.
"Yaman — rakyatnya, kepemimpinannya, dan tentaranya — akan, dengan pertolongan Allah, terus berdiri teguh dan teguh dalam menghadapi agresi Amerika, tidak pernah meninggalkan tugas agama, moral, dan kemanusiaannya terhadap rakyat Palestina yang tertindas, terlepas dari konsekuensinya, sampai agresi di Gaza berhenti dan pengepungan dicabut," tegas Saree, seperti dikutip dari laman Press TV.
Sementara itu, Hamas mengapresiasi Yaman atas serangan tersebut.
“Yaman meningkatkan serangannya ke jantung entitas Zionis yang jahat, mengungguli sistem tercanggih di dunia untuk secara akurat menyerang target mereka,” kata juru bicara sayap militer Hamas Brigade Al-Qassam, Abu Obeida dalam pernyataannya.
Video dampak serangan Yaman ke bandara Ben Gurion Israel: