Venezuela tuding Amerika Serikat dalang krisis
"Mereka bahkan merencanakan agresi militer ke negara kami," kata dubes Venezuela.
Krisis ekonomi, pangan dan listrik yang belakangan menimpa Venezuela, disebut-sebut merupakan rekayasa Amerika Serikat. Agresi internasional yang dipimpin AS diduga merupakan salah satu keputusan dekrit Presiden Barack Hussein Obama.
Duta Besar Venezuela untuk Indonesia Gladys F. Urbaneja Duran menegaskan, dekrit yang dikeluarkan Obama tersebut sudah disetujui tahun lalu dan diratifikasi tahun ini.
"Dalam keputusan itu disebutkan Venezuela merupakan suatu ancaman tidak biasa bahkan luar biasa terhadap keamanan nasional dan politik luar negeri AS," kata Dubes Gladys, saat ditemui di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.
Dalam acara jumpa pers Rabu (25/5), Gladys mengatakan Negeri Paman Sam tersebut mengancam Venezuela dan pemimpinnya, serta melakukan hambatan perdagangan ke luar negeri.
"Mereka bahkan merencanakan agresi militer ke negara kami," sambung dia.
Pihak Amerika Serikat bersama dengan beberapa oposisi Venezuela membentuk sebuah organisasi yang dikenal dengan nama Organization of American States (OEA). Organisasi ini dibentuk dan dimanfaatkan oposisi untuk melakukan intervensi kepada Venezuela.
Bahkan, lanjut Gladys, Sekretaris Jenderal OEA, Luis Almagro Sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry untuk melakukan konspirasi.
"Tentu saja mereka (AS) menggunakan media untuk membangun intervensi internasional terhadap Venezuela," seru dia.
Baca juga:
Venezuela tuding oposisi rekayasa krisis ekonomi
Dubes Venezuela: Media asing bantu oposisi hancurkan pemerintah
Imbas krisis ekonomi parah Venezuela, Coca-Cola berhenti produksi
CIA yakin presiden Venezuela akan lengser sebelum 2019
PNS Venezuela diminta kerja 2 hari seminggu demi hemat listrik
Presiden Venezuela minta kaum wanita tidak pakai pengering rambut