Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PNS Venezuela diminta kerja 2 hari seminggu demi hemat listrik

PNS Venezuela diminta kerja 2 hari seminggu demi hemat listrik Presiden Venezuela Nicolas Maduro. ©radiofides.com

Merdeka.com - Pemerintah Venezuela meminta pegawai negeribekerja dua hari saja selama seminggu. Pengumuman ini dilakukan untuk menggalakkan hemat energi di negara tersebut mengingat krisis energi tengah terjadi di wilayah Amerika Selatan tersebut.

Presiden Nicolas Maduro mengatakan telah memerintahkan hari libur pada Jumat kepada sekitar 2,8 juta pegawai negeri Venezuela selama bulan April dan Mei. Menurut dia, hal ini bisa mengurangi sedikit penggunaan listrik di negaranya.

"Mulai besok hingga dua pekan ke depan, Rabu, Kamis dan Jumat merupakan hari libur bagi pekerja pemerintahan," ujar Maduro dalam program televisi mingguan pemerintah, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/4).

Negara tersebut mengalami krisis listrik sejak kekeringan yang membuat volume air di bendungan pembangkit listrik tenaga air Guri dalam kondisi kritis. Bendungan tersebut sebelumnya memenuhi dua per tiga kebutuhan listrik Venezuela.

"Guri dalam kondisi seperti gurun, dan hanya dengan berbagai langkah ini yang bisa kami lakukan," lanjut dia.

Pemadaman berkala dilakukan di negara tersebut, kecuali di Ibu Kota Caracas. Hal ini tentunya memicu protes warga Venezuela.

Krisis air dan listrik ini berpengaruh pada kehidupan warga Venezuela. Kekurangan bahan kebutuhan pokok, susu dan obat, serta tingginya harga membuat warga tak betah lagi.

Maduro sendiri, akibat hal ini, didera desakan mundur oleh oposisi melalui referendum yang meminta dukungan dari warga sipil. Langkah teranyar Maduro ini mendapat kritikan dari oposisi. Menurut mereka, PNS yang tidak bekerja juga akan melakukan pemborosan listrik di rumah.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP