Update Heboh Ancaman Bom di Rumah kakak Paus Leo XIV di Illinois AS
Departemen Kepolisian New Lenox mengonfirmasi bahwa ancaman bom di kediaman kakak Paus Leo XIV ternyata tidak benar.
Laporan adanya ancaman bom di kediaman kakak Paus Leo XIV terjadi pada Rabu (15/4). Diketahui, rumah kakak Paus Leo XIV berada di negara bagian Illinois, Amerika Serikat.
Setelah dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh, pihak kepolisian setempat memastikan bahwa ancaman tersebut tidak terbukti adanya kebenarannya.
Departemen Kepolisian New Lenox mengungkapkan bahwa mereka telah menerima laporan tentang ancaman tersebut dan segera melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Untuk memastikan keamanan, aparat juga mengerahkan anjing pelacak bom untuk melakukan penyisiran di area tersebut.
"Setelah pencarian menyeluruh, ancaman tersebut dinyatakan tidak berdasar," demikian pernyataan resmi dari kepolisian yang dikutip dari laman The Hill pada Jumat, 17 April.
Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam insiden ini, dan warga yang sebelumnya dievakuasi kini telah diizinkan untuk kembali ke rumah masing-masing. Meskipun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengidentifikasi individu yang bertanggung jawab atas laporan palsu tersebut.
"Membuat laporan palsu seperti ini merupakan pelanggaran serius dan dapat berujung pada tuntutan pidana," tambahnya dalam pernyataan resmi.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika memiliki informasi terkait insiden ini, guna membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Insiden ancaman bom ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap keluarga Paus Leo XIV, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut kerabat Paus, Louis Prevost, dalam unggahan di media sosial Truth Social.
Dalam pernyataannya, Trump mengkritik pandangan Paus Leo XIV mengenai konflik antara Amerika Serikat dan Iran, terutama terkait seruan perdamaian serta isu kepemilikan senjata nuklir oleh Iran.