LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Tentara Israel Pembunuh Bocah Palestina Hind Rajab dengan 355 Peluru Ditemukan, Ini Tampangnya

Hind Rajab dan keluarganya dibunuh pasukan penjajah Israel pada akhir Januari 2024.

Selasa, 06 Mei 2025 11:05:00
kekejaman israel
Tentara Israel Pembunuh Bocah Palestina Hind Rajab dengan 355 Peluru Ditemukan, Ini Tampangnya (merdeka.com)
Advertisement

Pada 29 Januari 2024, dunia dikejutkan oleh tragedi pembunuhan terhadap Hind Rajab, seorang bocah perempuan Palestina berusia tujuh tahun, keluarganya, dan dua petugas medis di Gaza. Insiden memilukan ini terjadi ketika mobil keluarga Hind menjadi sasaran serangan militer di lingkungan Tel al-Hawa, Kota Gaza.

Setelah penyelidikan intensif selama setahun, LSM independen yang berbasis di Brussels, Hind Rajab Foundation secara resmi mengidentifikasi Letkol Beni Aharon sebagai dalang utama di balik pembunuhan keji tersebut. Saat itu, Hind dan keluarganya dibunuh dengan 335 butir peluru tajam.

“Kami sekarang secara terbuka menyebutkan nama komandan yang bertanggung jawab atas pembunuhan Hind: Letnan Kolonel Beni Aharon Komandan Brigade Lapis Baja ke-401 dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada saat pembunuhan tersebut,” jelas LSM tersebut, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (6/5).

Letkol Aharon disebut bertanggung jawab atas operasi militer yang menargetkan mobil keluarga Hind dan ambulans yang datang untuk memberikan pertolongan,

Advertisement

Pembunuhan Hind Rajab bukan hanya kehilangan nyawa seorang anak kecil, tetapi juga simbol dari penderitaan yang dialami rakyat Palestina di bawah pendudukan Israel. Serangan tersebut tidak hanya menargetkan keluarga Hind, tetapi juga ambulans Bulan Sabit Merah Palestina yang datang untuk memberikan pertolongan medis. Dua paramedis yang berada di dalam ambulans juga tewas dalam serangan brutal tersebut. Kejadian ini telah mengundang kecaman internasional dan memicu tuntutan agar pelaku diproses secara hukum.

Hind Rajab Foundation telah mengajukan pengaduan kejahatan perang kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag. Bukti-bukti yang dikumpulkan selama investigasi, yang melibatkan kerja sama dengan pakar hukum dan organisasi riset seperti Forensic Architecture, dinilai cukup kuat untuk mendukung tuntutan tersebut.

Advertisement

Tidak hanya Letkol Aharon, Hind Rajab Foundation juga berencana untuk mengajukan pengaduan tambahan terhadap perwira batalion lainnya yang terlibat, baik yang memberi perintah, yang menembak, yang menutup-nutupi kejadian, maupun yang membiarkannya terjadi. Mereka akan memanfaatkan prinsip yurisdiksi universal untuk mengajukan gugatan di yurisdiksi nasional yang memenuhi syarat.

"Kami sedang mempersiapkan pengaduan hukum tambahan terhadap perwira batalion tersebut," jelas pernyataan tersebut.

Advertisement

Hind Rajab Foundation adalah cabang hukum dan hak asasi manusia dari Gerakan 30 Maret. Yayasan ini didirikan untuk mengenang Hind Rajab dan berfokus pada upaya menyeret tentara Israel yang dituduh melakukan kejahatan perang terhadap warga Palestina ke pengadilan.

Berita Terbaru
  • Suamiku Lukaku Gelar Kampanye Kesehatan Mental di 5 Kota Jelang Penayangan Perdana
  • RUU HAM Harusnya Perkuat KomnasHAM
  • Waspada Risiko BPA Galon Guna Ulang terhadap Pubertas Dini Anak, Kenali Ciri-cirinya
  • Industri Penerbangan Mulai Percepat Transformasi Digital Berbasis Cloud
  • Tragis! Nenek dan Cucu Tewas Terjebak di Kamar Mandi saat Rumah Terbakar
  • berita update
  • genosida di gaza
  • hind rajab
  • israel
  • jalur gaza
  • kekejaman israel
  • konten ai
  • palestina
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
H
Reporter Hari Ariyanti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.