Putin Sebut Situasi di Bucha Ukraina Palsu
Dalam jumpa pers di televisi setelah bertemu sejawatnya Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, Putin membandingkan tudingan Ukraina yang menyebut tentara Rusia mengeksekusi warga sipil di Bucha dengan rekayasa oleh Barat dalam serangan senjata kimia di Suriah untuk menjatuhkan Basyar al-Assad.
Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin mengatakan foto dan cuplikan video mayat-mayat warga sipil yang tergeletak di jalanan Kota Bucha, Ukraina, adalah palsu.
Dalam jumpa pers di televisi setelah bertemu sejawatnya Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, Putin membandingkan tudingan Ukraina yang menyebut tentara Rusia mengeksekusi warga sipil di Bucha dengan rekayasa oleh Barat dalam serangan senjata kimia di Suriah untuk menjatuhkan Basyar al-Assad.
"Itu sama palsunya dengan di Bucha," kata Putin, seperti dilansir laman Reuters, Rabu (13/4).
Ukraina menuduh militer Rusia membantai warga di Bucha, kota di luar Kiev yang mereka kuasai selama beberapa pekan sebelum mundur. Negara Barat menyerukan para pelaku dihukum.
Sementara itu Rusia menuding Ukraina merekayasa peristiwa itu untuk membatalkan perundingan damai dan memicu Barat kembali menjatuhkan sanksi berat kepada Moskow.
Rusia mengerahkan puluhan ribu pasukannya ke Ukraina pada 24 Februari dan menyebut itu sebagai operasi militer khusus untuk melucuti kemampuan militer Ukraina dan menyingkirkan kaum nasionalis yang berbahaya.
Baca juga:
Intelijen Ukraina Tangkap Sekutu Dekat Putin
Mata-Mata Rusia Ketahuan di Prancis, Menyamar Jadi Diplomat
Bayraktar, Drone Turki yang Jadi Andalan Ukraina Melawan Rusia
Mengapa Banyak Tank Rusia Hancur di Ukraina?
Ibu di Ukraina Tulis Biodata Anak di Punggung Agar Mudah Dikenali Jika Jadi Korban
Wali Kota: Pengepungan Rusia di Mariupol Ukraina Tewaskan 10.000 Lebih Warga Sipil
Pemimpin Chechnya: Rusia Akan Kuasai Kiev dan Gencarkan Serangan ke Kota-Kota Lain