Pemimpin Chechnya: Rusia Akan Kuasai Kiev dan Gencarkan Serangan ke Kota-Kota Lain
Merdeka.com - Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov kemarin mengatakan pasukan Rusia akan menggencarkan serangan, tidak hanya di kota yang terkepung Mariupol, tapi juga Kiev dan kota lain di Ukraina.
"Akan ada serangan gencar, tidak hanya di Mariupol, tapi juga lokasi lain, kota-kota dan desa," kata Kadyrov dalam sebuah video yang diunggah di saluran Telegram, seperti dilansir laman South China Morning Post, Selasa (12/4).
"Luhansk dan Donetsk akan sepenuhnya dibebaskan terlebih dulu baru kemudian Kiev dan kota-kota lain."
Kadyrov yang kerap menyebut dirinya sebagai tentara infrantinya Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, tidak perlu ada keraguan soal Kiev.
"Saya bisa pastikan: tidak bakal ada satu pun langkah muncur," ujar Kadyrov.
Amerika Serikat dan Uni Eropa berulang kali menuding Kadyrov pelaku pelanggaran hak asasi dan dia kerap membantah.
Rusia mengalami dua perang dengan kelompok separatis di Chechnya, wilayah dominan muslim di selatan Rusia, setelah pecahnya Uni Soviet pada 1991. Namun setelah itu Rusia mengucurkan banyak dana pembangunan di sana dan memberikan Kadyrov kekuasaan otonomi.
Kemarin Rusia menggencarkan serangan roket ke wilayah timur Ukraina di Luhanks dan Dnipropetrovsk.
Rudal-rudal Rusia menghancurkan bandara di Kota Dnipro, kata Valentyn Reznichenko, gubernur wilayah Dnipopetrovsk.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan rudal presisi tinggi menghancurkan markas dari batalyon Dnipro di Kota Zvonetsky.
Reuters tak bisa mengkonfirmasi laporan ini.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya