Prancis dan Inggris jadi Tuan Rumah Konferensi Hormuz di Paris, Bahas Kebebasan Navigasi
Konferensi ini akan mempertemukan negara-negara non-agresif yang bersedia berkontribusi pada misi multinasional.
Prancis dan Inggris bakal menjadi tuan rumah konferensi membahas pemulihan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, Jumat (17/4) mendatang. Konferensi akan digelar di Paris demikian dilaporkan Anadolu.
Istana Elysee mengatakan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan bersama-sama memimpin konferensi tersebut, seperti dilaporkan oleh stasiun televisi BFM TV.
Konferensi ini akan mempertemukan negara-negara non-agresif yang bersedia berkontribusi pada misi multinasional dan murni defensif yang bertujuan untuk memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz ketika kondisi keamanan memungkinkan, tambah kepresidenan Prancis dikutip middleeastmonitor.com, Rabu (15/4).
Washington dan Teheran mengadakan pembicaraan di ibu kota Pakistan selama akhir pekan, yang paling signifikan sejak tahun 1979 ketika mereka memutuskan hubungan diplomatik, sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengakhiri serangan AS-Israel terhadap Iran yang telah menewaskan lebih dari 3.300 orang sejak 28 Februari, sebelum gencatan senjata dua minggu yang rapuh disepakati pekan lalu.
Mediasi
Namun, pembicaraan tersebut tetap tidak menghasilkan kesimpulan. Gencatan senjata dimediasi dan diumumkan oleh Pakistan pada 8 April.
AS Blokade Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan blokade angkatan laut di Selat Hormuz, yang mulai berlaku pada pukul 14.00 GMT hari Senin.