LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pemimpin Pemberontak Suriah Bakal Bubarkan Pasukan Keamanan Rezim Assad dan Tutup Penjara Saydnaya

Kelompok-kelompok HAM menyebut penjara Saydnaya sebagai "rumah jagal manusia"

Jumat, 13 Des 2024 11:16:00
suriah
Kekuasaan rezim Bashar al-Assad runtuh melalui sebuah serangan kilat oleh kelompok pemberontak. Tampak dalam foto, masyarakat Suriah melambaikan bendera Suriah pada 8 Desember 2024 di depan g (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Pasukan pemberontak di Suriah mengumumkan rencana mereka untuk menutup penjara Saydnaya yang berada di bawah kendali Bashar al-Assad, oresiden yang digulingkan akhir pekan lalu. Pemimpin kelompok pemberontak Hayat Tahrir al-Sham, Ahmed al-Sharaa, yang lebih dikenal sebagai Abu Mohammed al-Jolani, menyatakan akan membubarkan pasukan keamanan rezim yang sebelumnya berkuasa.

Setelah runtuhnya pemerintahan Assad, video yang menunjukkan ribuan tahanan dibebaskan dari penjara Saydnaya, yang oleh kelompok-kelompok HAM disebut sebagai "rumah jagal manusia", mulai beredar luas, seperti dilaporkan BBC pada Kamis (12/12).

Menurut kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, hampir 60.000 orang mengalami penyiksaan dan kehilangan nyawa di penjara-penjara yang dikelola pemerintah Assad.

Hayat Tahrir al-Sham (HTS), menjadi penggerak utama dalam serangan cepat yang berhasil menggulingkan kekuasaan dinasti Assad selama 54 tahun. Pada Minggu (8/12) dini hari, Assad melarikan diri ke Rusia, di mana ia dan keluarganya diberikan suaka setelah pemberontak berhasil merebut ibu kota Damaskus.

Advertisement

Dalam pernyataan terpisah, Jolani mengatakan tidak ada pengampunan bagi mereka yang terlibat dalam penyiksaan atau pembunuhan terhadap tahanan.

"Kami akan mengejar mereka di Suriah dan kami meminta negara-negara untuk menyerahkan mereka yang melarikan diri sehingga kami dapat mencapai keadilan," ungkapnya.

Advertisement

Kamp Kematian

Kekuasaan rezim Bashar al-Assad runtuh melalui sebuah serangan kilat oleh kelompok pemberontak. Tampak dalam foto, masyarakat Suriah melambaikan bendera Suriah pada 8 Desember 2024 di depan g © 2024 Liputan6.com

Sejak jatuhnya Assad, banyak warga Suriah yang berbondong-bondong mendatangi penjara-penjara rezim yang dikenal kejam tersebut, dengan harapan menemukan orang-orang terkasih mereka.

Dalam laporan yang diterbitkan pada tahun 2022, Asosiasi Tahanan dan Orang Hilang di Penjara Saydnaya (ADMSP) yang berlokasi di Turki menyatakan Saydnaya "secara efektif menjadi kamp kematian" setelah konflik bersenjata dimulai pada tahun 2011. Selain itu, Jolani mengungkapkan niatnya untuk membubarkan pasukan keamanan yang berasal dari rezim Assad.

Namun, masih belum jelas seberapa cepat pasukan pemberontak dapat membentuk kembali kekuatan tersebut di tengah kekhawatiran mengenai serangan Israel terhadap infrastruktur militer negara itu.

Menurut laporan Reuters, Jolani menyebutkan kelompoknya sedang menjalin kerjasama dengan organisasi internasional untuk memastikan keamanan lokasi-lokasi yang mungkin menyimpan senjata kimia.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Sekretaris Pers Pentagon, Sabrina Singh, menyatakan Amerika Serikat "menyambut baik" pernyataan Jolani, namun menekankan tindakan nyata harus menyusul.

Advertisement

"Fokus kami adalah agar senjata kimia ini tidak jatuh ke tangan yang salah," ujarnya.

Berita Terbaru
  • Polda Jateng Catat 198 Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam Lima Bulan, Pencegahan Diperkuat
  • Sidang Dugaan Korupsi di Bekasi, Ibunda Ade Kuswara Jelaskan Sumber Perhiasan yang Disita KPK
  • Dua Orang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek RTH Mukomuko, Kerugian Negara Capai Rp640 Juta
  • KPK Telusuri Peran Kemenhut di Kasus Gratifikasi Bupati Kuansing
  • FOTO: Inggris Bangkit Singkirkan RD Kongo
  • bashar al-assad
  • berita update
  • hayat tahrir al-sham
  • konten ai
  • merdekaglobal
  • suriah
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.