Pasca-bom Bangkok, Kemlu ingatkan WNI hati-hati di Thailand
Kemlu juga meminta masyarakat untuk melapor jika ada keluarganya di Thailand.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Thailand untuk berhati-hati. Hal ini tentunya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Sudah ada imbauan kepada masyarakat Indonesia untuk lebih berhati-hati, dan hindari tempat-tempat yang sekarang sedang ditutup untuk sementara. Untuk lebih hati-hati," ujar Menlu Retno ketika ditemui di Kemlu, Selasa (18/8).
Imbauan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan pemerintah. Selain imbauan ini, Kemlu melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, telah menerjunkan tim konsuler untuk melacak kemungkinan WNI menjadi korban dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya.
Selain itu, KBRI juga membuka hotline di +66929031103, serta mengimbau WNI yang merasa keluarganya di perjalanan ke Thailand, untuk menghubungi hotline tersebut.
"Kita mengimbau kepada WNI yang merasa keluarganya lagi melakukan perjalanan ke Thailand dan belum ada kontak hingga saat ini, segera menghubungi KBRI di nomor tersebut," lanjut Menlu Retno.
Ledakan bom Bangkok terjadi kemarin, pukul 19.00 waktu setempat. Ledakan terjadi di sekitar Kuil Erawan, tempat dimana banyak turis menghabiskan waktunya.
Seorang WNI tewas, sementara seorang lagi mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan hingga kini masih di ICU RS Huai Chiew.
Baca juga:
Mengenal Kuil Erawan yang jadi sasaran pelaku teror di Bangkok
Ledakan bom di Bangkok ikut hantam ekonomi Thailand
Ini foto pelaku yang diduga mengebom Thailand sampai 22 orang tewas
PM Thailand sebut kubu kaus merah tersangka insiden Bom Bangkok
Satu WNI tewas akibat ledakan bom Bangkok, satu lagi di ICU