New York Terapkan Larangan Masker untuk Staf Bea Cukai, Ini Alasannya
Sebelum diterapkan di New York, undang-undang yang melarang staf bea cukai menggunakan masker sudah lebih dahulu diberlakukan di California.
Otoritas Negara Bagian New York telah mengesahkan undang-undang (UU) yang melarang agen Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) untuk mengenakan masker dan melarang segala bentuk kerja sama, baik formal maupun informal, dengan pejabat negara bagian dan lokal.
Seperti yang dilaporkan oleh The New York Times, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin menyatakan bahwa agen ICE sedang menuju New York untuk mengejar pelaku kriminal.
Langkah ini merupakan bagian dari paket yang termasuk dalam kesepakatan anggaran negara bagian yang diumumkan pada hari Kamis.
Selain itu, agen ICE juga dilarang menahan tahanan di penjara lokal atau melakukan penggeledahan di rumah warga, rumah sakit, gereja, dan sekolah di New York tanpa adanya surat perintah dari pengadilan, demikian laporan tersebut, dikutip dari laman Antara News, Minggu (10/5/2026).
UU serupa yang melarang agen ICE menutupi wajah mereka selama kegiatan operasional telah disahkan di California pada tahun 2025.
Namun, pengadilan federal AS memutuskan bahwa UU tersebut diskriminatif karena larangan itu hanya berlaku untuk pegawai federal, seperti yang dikatakan oleh The New York Times.
Para pembuat UU berharap regulasi ini dapat diperluas di New York dengan mencakup pejabat lain agar tidak terjebak dalam tantangan hukum. ICE baru-baru ini menjadi sorotan di Amerika Serikat di tengah skandal terkait tindakan agennya selama penggerebekan anti-imigran.
Partai Republik menuduh otoritas lokal dan penegak hukum sengaja tidak bekerja sama dalam penggerebekan tersebut dan memprovokasi penduduk untuk meningkatkan ketegangan.
Di tengah perkembangan ini, Plt. Direktur ICE Todd Lyons mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri pada akhir Mei mendatang.