Netanyahu Mulai Khawatir, Takut Tak Bisa Pengaruhi Trump
Media Israel Channel 13 melaporkan pengakuan itu disampaikan Netanyahu dalam rapat tertutup pemerintah.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui kesulitan memengaruhi sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Iran.
Media Israel Channel 13 melaporkan pengakuan itu disampaikan Netanyahu dalam rapat tertutup pemerintah, di tengah negosiasi Washington dan Teheran yang disebut semakin mendekati kesepakatan mengakhiri perang.
Mengutip sumber politik yang mengetahui pembahasan tersebut, Channel 13 menyebut Netanyahu khawatir terhadap arah perundingan AS-Iran. Ia disebut mengakui Israel saat ini “tidak memiliki ruang gerak” untuk memengaruhi keputusan Trump.
Kabinet Keamanan Israel tetap menggelar rapat pada Minggu malam di tengah laporan bahwa kesepakatan bisa segera tercapai.
Lembaga keamanan Israel juga berada dalam status siaga tinggi karena khawatir perjanjian tersebut justru memberi perlindungan politik bagi Iran, mengurangi tekanan ekonomi, dan membiarkan infrastruktur nuklir serta jaringan proksinya tetap bertahan.
Menurut laporan itu, upaya diplomatik Israel di Washington dipimpin mantan Menteri Urusan Strategis Ron Dermer. Sementara AS terus melanjutkan negosiasi dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Channel 13 juga mengutip sumber Israel yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, sebagai “satu-satunya figur yang mampu menggagalkan kesepakatan”.
Di sisi lain, sejumlah tokoh dekat Trump, termasuk utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Jared Kushner, disebut mendorong agar kesepakatan segera diselesaikan.
Kekhawatiran Israel meningkat karena hasil diplomasi dinilai berpotensi melahirkan perjanjian yang tidak cukup kuat untuk mencegah Iran mengembangkan kemampuan nuklir di masa depan.
Netanyahu Khawatir dengan Trump
Sebelumnya, lembaga penyiaran publik Israel KAN melaporkan Netanyahu telah berbicara langsung dengan Trump melalui telepon. Dalam percakapan itu, Netanyahu menyampaikan kekhawatiran soal penundaan penanganan program nuklir Iran dan upaya mengaitkan gencatan senjata Lebanon dengan kesepakatan Iran.
Trump pada Sabtu mengatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran “sebagian besar sudah dinegosiasikan” dan tinggal menunggu finalisasi.
Terobosan itu terjadi setelah Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir kembali mengunjungi Teheran, kunjungan keduanya dalam beberapa pekan terakhir.
Gencatan senjata dalam perang yang dimulai pada 28 Februari pertama kali dimediasi Pakistan pada 8 April.