Latvia Izinkan Warga Negaranya Ikut Perang di Ukraina
Sejumlah negara Eropa mengizinkan warganya untuk ikut berperang di Ukraina, melawan invasi Rusia.
Parlemen Latvia menggelar voting pada Senin dan secara bulat memutuskan mengizinkan warganya berperang di Ukraina jika bersedia. Hal ini disampaikan parlemen dalam sebuah pernyataan.
"Warga negara kami yang ingin mendukung Ukraina dan menjadi relawan untuk bertugas di sana untuk mempertahankan kemerdekaan Ukraina dan keamanan kita bersama harus bisa melaksanakannya," jelas ketua komisi pertahanan, urusan dalam negeri, dan pencegahan korupsi parlemen, Juris Rancanis, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (1/3).
Selain Latvia, Denmark juga mengizinkan warga negaranya berperang membela Ukraina.
"Itu sebuah pilihan yang bisa dibuat siapapun. Ini berlaku bagi semua orang Ukraina yang tinggal di sini, tapi juga untuk yang lainnya yang berpikir mereka bisa turun langsung dalam konflik," jelas Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen dalam sebuah konferensi pers pada Minggu.
"Pertama-tama secara hukum tidak ada yang akan mencegah seseroang untuk pergi ke Ukraina untuk berpartisipasi dalam konflik tersebut, di pihak Ukraina," tambahnya, dikutip dari laman Russia Today, Senin (28/4).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss juga mengatakan dia "pasti" mendukung orang Inggris yang memilih bergabung dengan aksi militer di pihak Ukraina.
Baca juga:
Perusahaan Ukraina Siap Beri Rp 14 Juta Bagi Warga yang Bisa Hancurkan Tank Rusia
Konflik Rusia-Ukraina dan Dampaknya Bagi Indonesia
99 WNI Berhasil Dievakuasi dari Ukraina, 13 Orang Masih Terjebak
Rusia Ancam Negara yang Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina
Penampakan Konvoi Pasukan Rusia Menuju Kiev Sepanjang Puluhan Kilometer
Meneropong Dampak Perang Rusia-Ukraina ke RI, Termasuk Potensi Kenaikan Harga BBM